Mursil yang biasanya memberikan arahan kepada para jamaah dalam tiap safari solat berjamaah yang digelar Pemkab, semalam urung melakukannya. Ia mengajak para rombongan ikut membantu pembangunan mesjid Kampung Sampaimah dengan menggelar lelang amal wakaf.
“Wakaf yang kita berikan ini, insyaallah menjadi pemberat amal di yaumil hisab kelak,” sebutnya membuka kata.
Sebelumnya, Ustadz Riswanto yang menjadi penceramah menyampaikan beberapa karakter manusia dalam Alquran. Ia kemudian menyitir surah Al-Baqarah ayat 200-201 yang menjadi pokok bahasannya.
“Ada dua karakter manusia dalam ayat ini. Yang Pertama, manusia yang hanya mengharapkan kebaikan dunia. Yang Kedua, manusia yang mengharapkan kebaikan dunia dan akhirat serta dijauhkan dari azab neraka dari Allah Swt,” tuturnya menjelaskan.
Ustadz Riswanto kemudian turut belajar dari lebah, hewan yang namanya diabadikan sebagai satu nama surah dalam kita suci yang diimani umat muslim, Alquran.
“Sebagai muslim, kita mesti mengikuti filosofi lebah yang selalu mencari bunga dan menghasilkan madu yang membawa manfaat bagi kehidupan. Bukan sebaliknya, mengikuti karakter lalat, yang selalu lekat dengan kotoran dan menjadi pembawa penyakit di kehidupan,” pungkasnya.




