Forkab Aceh dan YKIJ Sepakati Kerjasama Program Indonesia Merekat

  • Bagikan

 66 total views,  1 views today

Jakarta (MA)- Forum Komunikasi Anak Bangsa (Forkab) Aceh dan Yayasan Kerja Indonesia Jaya (YKIJ) menandatangani nota kesepahaman untuk Program Indonesia Merekat, yang akan dilaksanakan di 23 Kabupaten/Kota se Provinsi Aceh.

Penandatanganan nota kesepahaman kerja sama tersebut, dilakukan di Kantor Yayasan Kerja Indonesia Jaya (YKIJ), Jalan Kemiri No. 10, RT 4/RW 3, Gondangdia, Jakarta Pusat.

MoU tersebut di tandatangani oleh Ketua Umum Forkab Aceh Polem Muda Ahmad Yani dan Ketua Harian YKIJ Denny Damarjaman Kustia. 

“YKIJ sendiri adalah, yayasan yang terbentuk dari Relawan Sahabat Jokowi untuk mendukung program dan kebijakan Presiden Jokowi pada pemerintahan periode kedua 2019-2024, yang mempunyai visi dan misi menyukseskan pembangunan nasional Indonesia di segala bidang menuju masyarakat damai, adil, makmur, sejahtera dalam kehidupan berbangsa dan bernegara di dunia maupun di akhirat.

“Adapun program kerjasama Forkab Aceh dengan YKIJ, akan diimplementasikan bagi masyarakat Aceh. Pertama adalah, program Indonesia Merekat. Program ini merupakan kegiatan sosial kemasyarakatan untuk menjalin kesatuan dan persatuan. Selanjutnya, program Menyapa Negeri. Program ini untuk memberikan kontribusi pembangunan ekonomi sosial kemasyarakatan yang berkeadilan sosial bagi seluruh bangsa Indonesia,” ungkap Ketua Umum DPP Forkab Aceh kepada media ini, melalui pesan Whats App, Selasa 22 Oktober 2019.

“Program pertama Cahaya Indonesia bertujuan, memberi energi dan penerangan di daerah terpencil dan desa-desa perbatasan serta pembangunan generator listrik bebas BBM bertenaga sampah. Bentuk aplikatif kedua dari program Menyapa Negeri adalah, menyediakan aplikasi Yakin Pay sebagai fase awal penerapan perdagangan langsung antara pusat, koperasi, dan pasar guna mendukung pengentasan kemiskinan. Ketiga, program Sahabat Baitullah, yang memberikan kemudahan berumrah dulu baru bayar kemudian tanpa bunga dan tanpa denda,” pungkas Polem Muda.

Selain itu, Forkab Aceh dan YKIJ akan menyentuh sektor-sektor atau masyarakat bawah di Aceh yang mungkin belum tersentuh oleh pemerintah dengan program sosial kemasyarakatan mereka.

“Atau kita mengajukan proposal ke berbagai perusahaan, contohnya BUMN, untuk membantu. Kita hanya mengajukan proposal bantuan ke masyarakat yang membutuhkan. Terkait bentuk cara dan proses bantuan, kita serahkan ke perusahaan tersebut, kita tidak ikut campur. Tugas kita hanya menyampaikan proposal saja,” sebutnya.

Lebih lanjut Polem juga menambahkan, Forkab Aceh dan YKIJ punya misi. Misi kita mencermati, menyikapi, mengawal kebijakan pemerintah pusat dan daerah serta mengawal APBN dan APBD khususnya Aceh. “Bila ada segelintir pejabat negara yang menyalahgunakan jabatannya, maka Forkab Aceh dan YKIJ tidak segan-segan melaporkan ke instansi terkait,” tegasnya. 

Semoga dengan Kerja sama Forkab Aceh dan YKIJ dengan Program – Programnya, dapat membawa Provinsi Aceh kedepan lebih Hebat dan Bermartabat serta dapat meningkatkan tarap kehidupan perekonomian masyarakat Aceh, terutama bagi Eks Kombatan yang menyerah, Eks Kombatan MoU, Janda dan Anak Yatim Korban Konflik khususnya. Serta bagi seluruh lapisan masyarakat Aceh, Aamiin,” tutup Polem Muda Ahmad Yani. (R)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Malu Achh..  silakan izin yang punya webs...