‘Footsteps’ Sang Jenderal di Tanah Bumi Muda Sedia

Drs. Brigjend Pol Armia Fahmi, MH.

“Saya kira, beban tugas saya belum berakhir. Meski jabatan saya sebagai Wakapolda Aceh tinggal menghitung hari. Tapi tugas berikutnya sudah menanti, membangun kampung halaman saya agar lebih maju dan berkembang,” katanya renyah.

Pria jebolan Akademi Polisi (Akpol) tahun 1990 ini, memiliki pilosofi yang patut ditiru ‘Jangan pernah takut meneruskan pekerjaan orang lain yang tertinggal, lanjutkanlah. Sebab melanjutkan sisi positif bukanlah hal yang hina dan rendah’.

BACA JUGA...  BEM Unsyiah Desak Menteri Kominfo Batasi Peredaran Game di Indonesia

Begitu ucap sempalan Jenderal Polisi bintang satu ini, suatu ketika. “Berbesar hati itu harus, sakit hati bukan perbuatan baik, sebab bisa menimbulkan fitnah dan ‘revenge’ pada orang lain,” katanya.

Selama bertugas, Armia Fahmi dipercaya untuk menjadi Wakil Kepala Kepolisian Daerah Aceh. Dia mengemban jabatan sejak penetapan mutasi yang berlangsung pada 26 September 2023.

BACA JUGA...  Cetak Wirausaha Muda, Dispora Aceh dan GIYA Kuatkan Ekonomi Kreatif Pemuda

Setelah mumpuni di jabatannya, Dia pun diminta para punggawa Polri untuk kembali ke Aceh Tamiang; kampung halamannya. Setelah beberapa tahun menjalankan dinas di luar kota, tepatnya di Mabes Polri Jakarta dan Sumatera Utara.

Dia [Armia Fahmi] lulusan Akpol 1990 yang punya pengalaman dalam bidang Sumber Daya Manusia (SDM). Tentunya Armia telah memiliki pengalaman yang cukup mumpuni di kepolisian.