Empat Ribu Fakir Miskin Dapat Saluran Zakat di Pijay

  • Bagikan

 33 total views,  1 views today

Empat Ribu Fakir Miskin Dapat Saluran Zakat di Pijay

MEUREUDU (MA) – Sebanyak 4000 orang Fakir Miskin dapat penyaluran zakat dari Baitul Mal Kabupaten Pidie Jaya (Pijay), yang dilakukan oleh Bupati Aiyub Abbas secara simbolis. Selasa, 26 Oktober 2021 di Aula Kantor Bupati setempat.

Seperti ungkapan rasa ‘Sesuap Kasih Untuk Simiskin’ sebagai upaya saling kasih dan membantu meringankan serta menyayangi sesama.

Begitu penjelasan Bupati Aiyub Abbas dalam penyampaiannya didepan para fakir miskin, santri dan pimpinan pesantren.

Penyaluran zakat secara simbolis dilakukan oleh Bupati Pidie Jaya Aiyub Abbas bagi fakir dan miskin serta pimpinan dayah berlangsung di aula kantor Bupati Pidie Jaya.

Bupati sangat menyadari jumlah yang diterima oleh para fakir miskin serta dayah atau pesantren sangatlah kecil, namun itulah bentuk sumbangsih dan rasa keperdulian yang diberi oleh Pemkab Pijay.

Masih Bupati Aiyub; dia menjabarkan bahwa, dana zakat dan infaq Pidie Jaya sekitar Rp3 miliar rupiah, jika dibandingkan dengan total penduduk miskin mencapai 18.000 jiwa berbanding terbalik jumlah pakir dengan infaq yang ada, “sangat sulit untuk membagikannya,” jelas Bupati Aiyub.

Untuk itu Bupati mengajak kelompok miskin yang masih produktif untuk kreatif dan berusaha keras dengan potensi daerah yang ada.

Sementara untuk dayah, Aiyub menghimbau agar lahan yang ada di sekitar dayah bisa diproduktifkan dengan tanaman bernilai ekonomi. “Ayo kita taman sawit di dayah untuk kemandirian dayah,” ungkap Aiyub.

Disisi lain laporan dari kepala Baitul Mal Pidie Jaya Tgk. H. Marzuki H. M. Ali, jumlah dana zakat dan infaq yang disalurkan tahap pertama mencapai Rp1,540 miliar rupiah.

Dengan penerima zakat bagi fakir dan miskin masing-masing menerima Rp350 ribu rupiah, pimpinan dayah dan ulama karismatik, masing-masing menerima Rp500 ribu rupiah

Menyinggung masalah keterlambatan penyaluran zakat tahun ini, dijelaskan masih menunggu adanya aturan yang menjadi dasar hukum untuk proses penyaluran yang baru disyahkan beberapa hari lalu.

“Kita tidak ingin menyalahi ketentuan yang berdampak pada proses hukum,“ ungkap Tgk Marzuki. Penerimaan zakat dan infaq tahun ini di kabupaten Pidie Jaya di perkirakan mencapai Rp3,6 milyar rupiah yang sedikit meningkat dibandingkan tahun lalu sebesar Rp3,2 miliar rupiah.

Lalu, jumlah Fakir, Miskin dan Dayah yang tersebar di delapan kecamatan, diantaranya Fakir 2200 orang, Miskin1800 orang dan Dayah 250. [Maimun].

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Malu Achh..  silakan izin yang punya webs...