Eks Cabup Aceh Jaya : PLN Bukti Negara Belum Mampu Sejahterakan Rakyat

Kamis, 6 April 2017

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Banda Aceh l AP-Kinerja dan Pelayanan Perusahaan Listrik Negara menjadi bukti negara belum berhasil mensejahterakan rakyat. Pemadam listrik yang terus terjadi merupakan sebuah kesengsaraan bagi rakyat disebuah negara yang merdeka.

Hal tersebut dikatakan Nasri Saputra salah seorang pemuda Aceh Jaya di Banda Aceh kepada awak media (06/04/2017). Menurut Nasri apapun alasan yang diungkap PLN itu tidak rasional dan tidak logika karena negara kita sudah merdeka semenjak tahun 1945. Mestinya PLN sebagai perusahaan milik negara sebagai penyedia pasokan listrik harus berpacu untuk berbenah bagaimana mengatasi krisis listrik yang sedang melanda.

“Kita merdeka semenjak 1945, tapi toh listrik saja belum teratasi, dijepang itu sebentar saja listrik padam Menteri Energi membungkuk meminta maaf kepada rakyat, ini jelas bentuk ketidakmampuan kita diatas kemerdekaan,” ujar pria sapaan akrab Poen Che’k yang pernah maju sebagi Bakal Calon Bupati Aceh Jaya.

BACA JUGA...  Warga Ramai-ramai Datangi Kantor PLN Tapaktuan, Keluhkan Pelayanan Buruk dan Diskriminatif

Lebih jauh Poen Che’k menambahkan, negara dalam hal ini harus mengevaluasi kembali Kementerian BUMN dan PLN, karena kebutuhan listrik sangat dibutuhkan oleh semua elemen masyarakat di negara ini. Pemadaman yang terjadi secara bergulir dalam sehari tidak hanya sekedar satu atau dua jam bahkan sampai delapan jam.

“Padamnya terkadang sampai delapan jam dalam sehari, ini sangat berefek negatif untuk perekonomian kita, tidak hanya industri, bahkan dampak ekonomi turut dirasakan sampai tukang jualan jus pakai gerobak,” cutasnya.

BACA JUGA...  Jeri Panjaitan: Minta Kejati Aceh Segera Tetapkan Tersangka Kasus PSR Aceh Tamiang

Poen Che’k berharap, negara hadir ditengah krisis listrik yang dirasakan oleh masyarkat dengan membawa solusi sejuk bukan sekedar janji – janji, sehingga kemerdekaan itu dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Jika memang negara terasa sudah tidak memiliki kemampuan untuk menyediakan pasokan listrik melalui PLN, kenapa tidak memberikan kepercayaan pelayanan kepada pihak swasta seperti di negara – negara maju.

“Alasan pemadaman agar stok listrik dibulan puasa cukup, nanti dibulan ramadhan padam lagi, ciptakan lagi alasan baru, anehnya dulu sebelum ada PLTU di Nagan Raya, pemadaman listrik tidak sesering ini, sekarang ada PLTU kok malah seperti ini, negara khususnya pemerintah Aceh dimana saat ini? Kita selalu dengar dari pihak pemerintah sebenarnya Aceh itu kaya sumber energi listrik, bisa bangun PLTU, PLTA, PLTS, entah PL – PL apa lagi, kita akan mengundang investor. Tapi rakyat kapan bisa merasakan manfaat dari PL ini PL itu ? selalu peèh canang, rakyat sudah muat dengan PHP ( pemberi harapan palsu ).” Tutupnya.[TM)

BACA JUGA...  PLN Aceh Launching Komitmen Pelayanan Teknik Era 2018

Berita Terkait

Ngobras Bersama Kadiv Humas Polri, Isir: Percayalah, Masih Banyak Polisi Baik
Berkas Perkara PT GRS Dilimpahkan ke PN Serang
PWI Siap Gelar HPN 2027, Buka Ruang bagi Seluruh Konstituen Dewan Pers
Ketua PWNU Jawa Barat Dukung Komjen Pol Karyoto Jadi Kapolri
Ayah Wa: Pers Harus Tetap Dekat dengan Rakyat demi Demokrasi yang Kuat
Terima Pemred Award 2026, Nasir Djamil: Pers Harus Kembali Menjadi Suara Rakyat
Empat Pengurus Forum Pimred Provinsi Resmi Dilantik di Malam Anugerah Pena Emas 2026
Pimred Award 2026 Digelar Sabtu Malam, Sejumlah Tokoh Aceh Jadi Penerima
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 14:44 WIB

Ngobras Bersama Kadiv Humas Polri, Isir: Percayalah, Masih Banyak Polisi Baik

Sabtu, 5 September 2026 - 13:44 WIB

Berkas Perkara PT GRS Dilimpahkan ke PN Serang

Jumat, 4 September 2026 - 16:51 WIB

PWI Siap Gelar HPN 2027, Buka Ruang bagi Seluruh Konstituen Dewan Pers

Kamis, 23 Juli 2026 - 22:19 WIB

Ketua PWNU Jawa Barat Dukung Komjen Pol Karyoto Jadi Kapolri

Minggu, 19 Juli 2026 - 01:05 WIB

Ayah Wa: Pers Harus Tetap Dekat dengan Rakyat demi Demokrasi yang Kuat

Berita Terbaru

HUKOM

KPK Usut Korupsi BPN

Jumat, 18 Sep 2026 - 17:50 WIB

Tim Gabungan mengevakuasi jenazah korban ke dalam mobil untuk diserahkan kepada pihak keluarga korban.(Foto/mediaaceh.co.id/(istimewa).

PERISTIWA

Nelayan Meukek Ditemukan Meninggal

Jumat, 18 Sep 2026 - 17:41 WIB

Pertemuan dan Silahturahmi Direksi PT BAS dengan Kapolda Aceh.

RAGAM BERITA

Direksi Bank Aceh Silaturahmi ke Kapolda

Jumat, 18 Sep 2026 - 17:29 WIB

Penyerahan SK Ketua DPD Partai Demokrat Aceh oleh Walikota Lhokseumawe Sayuti Abu Bakar.

POLITIK

Sayuti Resmi Nahkodai Demokrat Aceh

Jumat, 18 Sep 2026 - 17:05 WIB

Para peserta kegiatan, lakukan foto bersama. Sebanyak 19 Kelompok Usaha Perhutanan Sosial (KUPS) di Aceh mendapatkan pendampingan pengembangan usaha berbasis hutan dan akses pembiayaan melalui pendekatan blended finance, Kamis (17/9/2026).
Foto: Tribun Gayo

PEMERINTAHAN

WRI Kick-Off BFM 2026–2027 di Bener Meriah

Jumat, 18 Sep 2026 - 08:23 WIB