Pemerintah Daerah, lanjutnya, akan terus mengupayakan berbagai kemudahan dan bantuan kepada petani, baik berupa bantuan benih, pupuk, obat-obatan pengendali hama, hingga alat dan mesin pertanian. Bahkan pemerintah juga berupaya keras untuk menjaga kestabilan harga gabah di pasaran.
“Harga produk pertanian juga harus kita jaga di pasaran, tidak boleh rendah karena akan sangat merugikan petani, juga tidak boleh terlalu tinggi karena dapat mengakibatkan inflasi,” kata Mahyuzar.
Masih pada hari yang sama, Pj Bupati Aceh Utara Mahyuzar, juga berkesempatan menyerahkan bantuan benih padi untuk petani di Gampong Alue Ie Mirah Kecamatan Nibong. Bantuan ini dilakukan dalam rangka gerakan menanam untuk pengendalian inflasi. Bantuan benih padi ini secara simbolis diterima oleh Ketua Kelompok Tani Srimaju, Muhammad Nur, turut didampingi oleh penyuluh dan mantri tani serta Geusyik Gampong Alue Ie Mirah.
Areal sawah di Gampong Alue Ie Mirah, Kecamatan Nibong masuk dalam kawasan Daerah Irigasi Krueng Pase. Selama dua tahun terakhir areal sawah di sini terkendala dengan pengairan karena tersendatnya penyelesaian pembangunan bendung irigasi Krueng Pase. Bantuan benih yang diberikan kali ini diharapkan agar para petani dapat memanfaatkan musim hujan untuk memulai bercocok tanam padi.




