Lhokseumawe (MA) – Dinas Syariat Islam dan Pendidikan Dayah Kota Lhokseumawe menggelar pelatihan tajhiz mayit. Kegiatan dilaksanakan di Hotel Kuta Karang Baru selama dua hari dari tanggal 29 sampai dengan 30 September 2021.
Sekretaris Dinas Syariat Islam dan Pendidikan Dayah Kota Lhokseumawe Ramli dan juga pemateri, Jumat (1/10/2021) mengatakan, jumlah peserta yang mengikuti pelatihan sebanyak 80 orang yang ada di 4 Kecamatan di Lhokseumawe, setiap desa diikuti satu orang.
“Tujuan pelatihan ini untuk meningkatkan ketrampilan tatacara menangani tajhiz mayit atau fardu kifayah memandikan mayat, mengkafankan, disolatkan dan dikuburkan,” ungkapnya.
Selanjutnya ia menyebutkan pemateri yang memberi pelatihan yaitu Misran Fuadi, Ramli, Tgk Nasrol Panggoi sebagai orang sudah pernah dikirimkan ke Banda Aceh mengikuti pelatihan tingkat provinsi.
Dirinya menyebutkan, dengan adanya pelatihan ini diharapkan yang pertama dapat menumbuhkan keberanian dalam menangani fardu kifayah, kedua memperdalam ilmu pengetahuan, karena yang dikirim sebagian anak muda dan juga orang tua bahkan Teungku Iman desa.
“Selama ini ada sebagian di desa bertubi-tubi orang meninggal, kendalanya sekarang minim orang bisa menangani pemandian mayat dan mengkafankan mayat dan pengalaman yang ada sekarang orang sudah tua. Seandainya orang sudah tua itu meninggal tidak adalagi generasi, makanya kita latih generasi baru,” paparnya.
Sementara itu, Kabid Hukum Bina Syariat Islam mengharapkan kepada pemuda seluruh Gampong di Kota Lhokseumawe supaya ada semangat mengikuti pelatihan memandikan mayat supaya ada keberanian memandikan mayat karena secara umum saat ini orang sudah tua memandikan mayat. (Mulyadi).




