Dinas Pendidikan Aceh Harus Terbuka

Kamis, 1 September 2022

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi : murid sekolah, insert spanduk kerjasama media.

Ilustrasi : murid sekolah, insert spanduk kerjasama media.

BANDA ACEH, MEDIAACEH.CO.ID – Dunia Pendidikan Aceh mengelola anggaran yang sangat melimpah, tapi ada sekolah yang membebankan iuran kepada wali murid untuk biaya operasional sekolahnya meski berbalut dengan uang komite. Kancabdis yang ditempatkan di daerah- daerah, terkesan menjadi benteng bagi kepala sekolah untuk mempertahankan posisinya.

Di sisi lain selama ini Dinas Pendidikan Aceh menutup akses, untuk masukan bagi wartawan dan masyarakat yang ingin menyampaikan perbaikan. Komunikasi publik terputus, mereka lebih memanfaatkan media untuk rillis pencitraan saja. Kehumasan Dinas Pendidikan Aceh di masa Kadis sekarang, benar-benar sakral tidak tersentuh sejak Gubernur yang lampau.

Keluhan serupa bukan saja disampaikan masyarakat, beberapa wartawan juga merasakan hal yang sama.

“Kepala Dinas, Dinas Pendidikan Aceh Alhudri yang diangkat masa Gubernur Nova Iriansyah, sangat sulit dikonfirmasi. Hal ini menjadi perbincangan, di semua daerah,” ungkap Alimin wartawan dari Aceh Timur kepada media ini beberapa waktu lalu, di Banda Aceh.

BACA JUGA...  Forkab Ajak Getar Kawal Bersama Kinerja Wakil Rakyat di Pemerintahan Aceh

Tambahnya, mana ada wartawan yang punya nomor hpnya, berbeda dengan kadis-kadis sebelum masa Nova. Bagaimana mungkin, kadis pendidikan Aceh mengawal pendidikan secara baik, hp saja dirahasiakan. Kalangan pejabat dinas pendidikan, sangat enggan jika nomor hp kadis diminta.

Alimin sengaja ke Banda untuk bertemu Kadis langsung, karena di wilayahnya ada beberapa sekolah setingkat SLTA yang memark-up jumlah siswa setiap tahun, untuk mendapat dana bos.

“Kita coba adu data agar semua jelas bahwa, pengawasan pendidikan, belum sepenuhnya berjalan. Jangan melihat kami dari sisi negatif saja, ada banyak pengawasan publik dapat kami lakukan di daerah,” tuturnya.

Lanjutnya,”Kami benar kecewa untuk buat janji ketemu, kami cari nomor hp Kadis pendidikan Aceh sejak dari Bireun hingga bertandan ke kantor dinas di Banda Aceh. Tidak berhasil untuk ketemu, dan kami pilih kembali ke Aceh Timur,” ujar Alimin beberapa waktu lalu.

Kasus pungutan biaya pendidikan oleh SMKN-1 Banda Aceh, yang diangkat oleh Baranews 22 Juni 2022 tidak ada tindak lanjut dari Dinas Pendidikan Aceh. Meski Kepala sekolah SMKN-1 mengakui ada pungutan, dan tidak mampu dijelaskan secara rinci kemana peruntukannya yang telah berlangsung bertahun-tahun.

BACA JUGA...  Wali Nanggroe Buka Musrenbang-KA di Batam, Tegaskan Penguatan Integrasi Aceh–ASEAN

Melakukan kutipan uang sebesar Rp.80.000, per murid, setiap bulan dengan jumlah siswa 751 atau dana terkumpul 0,7 M pertahun. Seakan pendidikan Aceh, minus anggaran pendidikan. Kalaupun ada komite, tentu tidak sebesar itu kebutuhan rutin setiap tahunnya. Ungkap beberapa wali murid, kala itu.

Wartawan media ini sudah pernah menghubungi kembali Kepala sekolah tersebut, untuk mengklarifikasi ulang sejauh mana telah dievaluasi tentang kekeliruan tersebut. Karena menurut tim Baranews, kepsek berjanji akan mengevaluasinya.

Namun bermacam alasan kepsek SMKN-1 Banda Aceh, hingga akhir Agustus 2022 tidak bisa menjawab klarifikasi wartawan.

Begitu juga dengan Kancabdis Dinas Pendidikan Aceh Syarwan Joni, yang dihubungi wartawan media ini melalui WhatsApp 23 Agustus 2022 tidak memberi jawaban yang jelas.

BACA JUGA...  ​Bantuan Asing Siaga di Pintu, Pemulihan Korban Banjir Bandang Aceh Tertahan Prosedur

Sebelum berita ini diturunkan, wartawan media berusaha ke Dinas Pendidikan Aceh. Lagi-lagi tidak ada pejabat yang bisa dikonfirmasi, termasuk Muksalmina Kabid GTK (red. pilar kebijakan dinas) sedang dinas luar. Kata salah satu staf GTK, 31 Agustus 2022 di Banda Aceh.

Menurut pantauan beberapa wartawan, banyak daerah yang jadi kewenangan dinas provinsi yang masih perlu perbaikan. Kekosongan Kepala Sekolah SMKN Indra Makmu Aceh Timur belum lama ini, berhenti karena alasan sakit sebelum pensiun tidak terpantau.

Banyak lagi persoalan lain yang tidak terungkap, mark-up harga tanah untuk sekolah. Pengaruh pendidikan pasca covid di beberapa daerah, perlu penanganan khusus. Hal semacam ini perlu informasi yang lebih luas, jangan ditutupi. Dan itu semua perlu kerjasama dengan para wartawan, dan Dinas Pendidikan Aceh harus membuka diri. Pinta beberapa awak media di Banda Aceh, 1 September 2022.(Am).

Berita Terkait

Haili Yoga: Pemuda Garda Terdepan dalam Pembangunan dan Tahapan Pemulihan
Peringatan Sumpah Pemuda di Aceh Selatan, Wabup Baital: Generasi Penerus Harus Berkarakter
BPBD Petakan Wilayah Rawan Banjir dan Longsor Aceh Utara
Bibit Siklon 98B Ancam Hujan Ekstrem, Ayah Wa Minta Warga Siaga
Nurzahri: Kita  Apresiasi Kepada Bang Barona Raja Udah Tangani ODGJ di Aceh Utara
Mangan Murum di Quba, Wagub Aceh Serukan Kebersamaan
Longsor Teratasi, Jalur Menggamat – Kota Fajar Lancar 
Besok, 1000 Anak Yatim Disantuni Wagub Aceh di Masjid Besar Quba

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 19:49 WIB

Haili Yoga: Pemuda Garda Terdepan dalam Pembangunan dan Tahapan Pemulihan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 19:39 WIB

Peringatan Sumpah Pemuda di Aceh Selatan, Wabup Baital: Generasi Penerus Harus Berkarakter

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:06 WIB

BPBD Petakan Wilayah Rawan Banjir dan Longsor Aceh Utara

Selasa, 27 Oktober 2026 - 12:31 WIB

Bibit Siklon 98B Ancam Hujan Ekstrem, Ayah Wa Minta Warga Siaga

Senin, 26 Oktober 2026 - 21:39 WIB

Mangan Murum di Quba, Wagub Aceh Serukan Kebersamaan

Berita Terbaru

RAGAM BERITA

Firdaus Diberhentikan dari Anggota PWI

Rabu, 28 Okt 2026 - 16:33 WIB

Wakil bupati Aceh Utara Tarmizi Panyang saat mengikuti pertemuan pemetaan wilayah banjir dan longsor bersama BPBD Aceh Utara.

PEMERINTAHAN

BPBD Petakan Wilayah Rawan Banjir dan Longsor Aceh Utara

Selasa, 27 Okt 2026 - 19:06 WIB

Bupati Aceh Utara H. Ismail A Jalil, SE., MM

PEMERINTAHAN

Bibit Siklon 98B Ancam Hujan Ekstrem, Ayah Wa Minta Warga Siaga

Selasa, 27 Okt 2026 - 12:31 WIB