Dicapai Kesepakatan Pembongkaran Kios Seputaran Stadion Cot Gapu

Kamis, 23 September 2021

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bireuen (MA) – Revitalisasi Stadion Cot Gapu untuk dijadikan Taman Terbuka Hijau (TTH), dipastikan tidak mengalami kendala lagi, berjalan dengan mulus., menyusul hasil pertemuan Bupati Bireuen dengan Perangkat Desa Cot Gapu, yang sepakat kios-kios diseputaran stadion untuk dibongkar dalam waktu dekat.

Keuchik Gampong Cot Gapu, M Nasir kepada mediaaceh.co.id, Kamis (23/9) mengakui jika dalam urun rembuk dengan Bupati Bireuen, Dr H Muzakkar A Gani, SH, M.Si dengan pihaknya, sepakat dengan rencana revitalisasi untuk pembangunan RTH. Artinya, Pihak Gampong Cot Gapu, yang selama ini, mengklaim tanah di sebelah barat Stadion Cot Gapu, yang juga berdiri warung-warung, merupakan asset gampong. Maka dalam pertemuan tersebut, tidak keberatan tanah tersebut, sebagai bagian dari Revitalisasi.

Untuk itu, dalam pertemuan yang juga dihadiri, Kadis Perdagangan, Industri, operasi dan UKM Kabupaten Bireuen, Ir Alie Basyah, M.Si dan sejumlah pejabat lainnya, telah tercapai titik temu, jika di areal yang sempat diklaim milik Gampong itu, akan dijadikan area parkir, yang kelak akan dikelola pihak Gampong Cot Gapu. Sedangkan jalan aspal di depan stadion yang sudah digarap itu, untuk kepentingan umum, yang merupakan akses ke Mesjid Cot Gapu.

BACA JUGA...  Jembatan Gantung Koto Indarung Nyaris Ambruk

“Sudah tidak ada masalah lagi sekarang ini, jika saja sebelumnya dipertemukan dengan Bupati Bireuen, tentu tidak akan terjadi polemik seperti ini,” ungkap M Nasir yang memuji sikap bupati yang cepat tanggap terhadap keluhan warganya.

Dikatakan, selain itu, kepada para pemilik kios maupun warung-warung, Bupati Bireuen menjanjikan akan mendapatkan biaya bongkar, seperti yang diharapkan para pedagang, yang setidaknya Pemkab Bireuen menyediakan biaya bongkar. Hal ini, sebelumnya tidak direspon instansi terkait, sehingga para pedagang kripik dan lainnya, mengaku sangat kecewa.

“Namun, setelah Bupati Bireuen mengambil alih permasalahan dengan mengundang perangkat desa Cot Gapu ke Pendopo Bireuen baru-baru ini, akhirnya permasalahan dapat terselesaikan dengan baik,” papar M Nasir.

BACA JUGA...  PKB Bantu 21 Mobil Ambulance Untuk Bireuen

Sementara itu, Pemilik Kios yang juga Ketua Pemuda Cot Gapu, Herman, yang ikut dalam pertemuan dengan Bupati Bireun, juga mengatakan ketidakberatannya untuk pindah. Apalagi, Bupati Bireuen telah melimpahkan biaya bongkar kepada Kadis Perdagangan, Industri, Koperasi dan UKM, untuk menuntaskan pembayarannya. “Nantinya, Kita akan kami bongkar sendiri termasuk mengambil segala bahan-bahan yang ada di kios tersebut,” sebut Herman.

Begitupun, pihaknya tidak akan membongkar dengan baru-buru, sebelum Kadis Perdagangan,Industri, Koperasi dan UKM membayar biaya bongkar, seperti yang diperintahkan Bupati Bireuen dalam pertemuan tersebut. Sebenarnya, jika dulunya ada penyelesaian dengan bermusyawarah seperti yang digagas Bupati Bireuen, tidak akan terjadi hal seperti ini. Ini malah, instansi terkait, terlalu buru-buru bersikap dengan keputusan yang dapat merugikan kami para pedagang, apalagi dalam masa pandemi covid 19,” papar Herman.

BACA JUGA...  Tindaklanjuti Kebijakan OJK, PT BAS Siapkan Relaksasi Bagi Nasabah Pembiayaan KUR/UMKM Terdampak Bencana

Sebelumnya, puluhan pedagang kecil yang menempati Kios Keripik dipastikan akan kena gusur dengan rencana Pemkab Bireuen untuk merevitalisasi Stadion Cot Gapu menjadi Taman Terbuka Hijau (TTH), juga dialami pedagang yang mendiami sebelah barat stadion.

Keresahan mereka menyusul surat yang mewanti-wanti para pemilik kios di seputaran Cot Gapu untuk membongkar kios dimaksud dengan dead line 15 September 2021. Hal ini, seperti diutarakan Kadis Perdagangan, Industri, Koperasi dan UKM Kabupaten Bireuen, Ir Alie Basyah kepada media ini, mengatakan jika pihaknya sudah mengirim surat pemberitahuan awal September 2021 yang meminta pemilik kios membongkar dengan dead line, 15 September 2021. Jauh sebelumnya, kata Ali Basyah, juga sudah mewanti-wanti mereka untuk membongkar kios seputaran Stadion Cot Gapu, karena akan direvitalisasi menjadi TTH.(Maimun Mirdaz).

Berita Terkait

Kakankemenag Aceh Utara Apresiasi Ayah Wa Sukseskan HSN 2026
Aceh Utara Peringati HSN 2026, Ayah Wa Ajak Santri Menguatkan Negeri 
Ayah Wa Ajak Warga Berbusana Santri
Haili Yoga Minta SCOPI Turun ke Aceh Tengah
Kolam di Tengah Kota, Ancam Keselamatan Warga 
Ayah Wa: Semarakkan Hari Santri 2026 dengan Berpakaian Putih 
Bupati Tagore Salurkan 10,2 Juta Bibit Kopi
Tempat Tambatan KM Dangkal, Mahmud:  Sawang Dianaktirikan 

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 15:19 WIB

Kakankemenag Aceh Utara Apresiasi Ayah Wa Sukseskan HSN 2026

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:40 WIB

Aceh Utara Peringati HSN 2026, Ayah Wa Ajak Santri Menguatkan Negeri 

Rabu, 21 Oktober 2026 - 22:17 WIB

Ayah Wa Ajak Warga Berbusana Santri

Selasa, 20 Oktober 2026 - 20:57 WIB

Haili Yoga Minta SCOPI Turun ke Aceh Tengah

Selasa, 20 Oktober 2026 - 17:11 WIB

Ayah Wa: Semarakkan Hari Santri 2026 dengan Berpakaian Putih 

Berita Terbaru

Kakankemenag Aceh Utara H. Fadli, S. Ag., M. Si.

PEMERINTAHAN

Kakankemenag Aceh Utara Apresiasi Ayah Wa Sukseskan HSN 2026

Kamis, 22 Okt 2026 - 15:19 WIB

Bupati Aceh Utara Ayah Wa.

PEMERINTAHAN

Ayah Wa Ajak Warga Berbusana Santri

Rabu, 21 Okt 2026 - 22:17 WIB

Terduga IR pemain Judol saat diamankan Satreskrim Polres Aceh Selatan. (mediaaceh.co.id/Maslow Kluet).

HUKOM

Terduga Judol di Aceh Selatan Diamankan Polisi 

Selasa, 20 Okt 2026 - 23:04 WIB

EKBIS

Haili Yoga Minta SCOPI Turun ke Aceh Tengah

Selasa, 20 Okt 2026 - 20:57 WIB