Denny Charter: Waspada Siasat Politik “Pork Barrel” di Balik MBG

Kamis, 26 Februari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA | MA — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan pembentukan Koperasi Merah Putih (KMP) kini tengah menjadi sorotan publik. Di satu sisi, langkah masif ini dijanjikan sebagai solusi kesejahteraan masyarakat di akar rumput. Namun di sisi lain, desain pelaksanaannya yang terpusat dan berskala raksasa memicu kekhawatiran mengenai netralitas kebijakan negara. Muncul pertanyaan besar: apakah ini murni misi sosial, atau justru strategi politik yang dikemas dalam bentuk kebijakan?

BACA JUGA...  Anggota DPR Aceh Adu Jotos Namun Berakhir Damai

Kritik tajam datang dari Wakil Ketua Umum Pimpinan Nasional Partai Kebangkitan Nusantara (PKN), Denny Charter. Ia menilai ada garis batas yang sangat tipis antara pemenuhan kesejahteraan sosial dengan instrumen mobilisasi politik yang sistematis.

Dua Titik Kritis Analisis Denny Charter
Dalam analisanya, Denny menyoroti potensi kerentanan institusional yang bisa membuat program ini melenceng menjadi “mesin politik” penguasa:

BACA JUGA...  Kapcabdin Aceh Timur Pimpin Apel Ikrar Netralitas ASN di Pilkada 2024

1. Struktur Komando Koperasi yang Janggal

Koperasi seharusnya lahir dari bawah ke atas (bottom-up) sebagai entitas ekonomi demokratis. Namun, Koperasi Merah Putih dinilai memiliki struktur command control yang sangat terpusat. Denny melihat keberadaan sistem komando ini mengindikasikan upaya pengorganisasian massa yang lebih menyerupai infrastruktur pemenangan elektoral daripada institusi ekonomi mandiri.

BACA JUGA...  Kakankemenag Aceh Selatan Isi Materi  Program "Jak Saweu Dayah"

Berita Terkait

Ayah Wa Minta Penegak Hukum Usut Tuntas Kematian Mahasiswa Poltekpel Malahayati Aceh 
Pengurus “Tuha Peut” Nasional  Usulkan Revisi Permendagri Nomor 110
Ayah Wa: Terima Kasih Yayasan Buddha Tzu Chi
PAUD-HI Perkuat Edukasi Keselamatan Anak
JKN Berkelanjutan, BPJS Tapaktuan Gandeng Media
Murdhani: Tanah Adat dan Tanah Garapan Punya Dasar Hukum Berbeda
DPRK dan Pemkab Aceh Aceh Utara Sepakati APBK Perubahan 2026 Rp2.93 T
Ayah Wa Diapresiasi IPAU atas Respons Bencana

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 13:13 WIB

Ayah Wa Minta Penegak Hukum Usut Tuntas Kematian Mahasiswa Poltekpel Malahayati Aceh 

Selasa, 29 September 2026 - 00:42 WIB

Ayah Wa: Terima Kasih Yayasan Buddha Tzu Chi

Senin, 28 September 2026 - 20:20 WIB

PAUD-HI Perkuat Edukasi Keselamatan Anak

Senin, 28 September 2026 - 20:12 WIB

JKN Berkelanjutan, BPJS Tapaktuan Gandeng Media

Senin, 28 September 2026 - 07:58 WIB

Murdhani: Tanah Adat dan Tanah Garapan Punya Dasar Hukum Berbeda

Berita Terbaru

NEWS FEATURE

Ali Imran Raih Magister Manajemen di Unimal

Rabu, 30 Sep 2026 - 13:53 WIB

OPINI

Korupsi Tak Pernah Kehabisan Pelaku

Selasa, 29 Sep 2026 - 17:56 WIB

Aksi masyarakat di PT Bumi Flora Aceh Timur.

PERISTIWA

Sengketa Lahan Bumi Flora Kembali Memanas

Selasa, 29 Sep 2026 - 17:49 WIB