REDELONG (MA) – Komisi Independen Pemilihan (KIP) Bener Meriah menyelenggarakan debat publik calon bupati dan wakil bupati dalam rangka Pemilihan Kepala Daerah periode 2024-2029. Acara ini digelar pada Sabtu (16/11) di Gedung Olah Raga dan Seni (GORS) Bener Meriah.
Debat kandidat berlangsung dalam enam segmen dan dipandu oleh Siti Aminah, S.IP, M.MLS, seorang dosen Ilmu Perpustakaan di UIN Ar-Raniry Banda Aceh.
Sejumlah panelis berkompeten turut hadir untuk memberikan penilaian mendalam terhadap visi dan misi para calon. Mereka adalah:
1. Prof. Dr. Abubakar Karim (Guru Besar Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala).
2. Dr. Jamhuri, MA (Dosen Fakultas Syariah dan Hukum, UIN Ar-Raniry).
3. Dr. Arfiansyah, MA (Dosen Fakultas Ushuluddin dan Filsafat, UIN Ar-Raniry serta Peneliti Senior ICAIOS).
4. Ir. Samsidar (Board Asia Justice and Rights, AJAR Indonesia).
5. Cut Asmaul Husna, S.Ag, M.M (Dosen Ilmu Administrasi Negara, Fakultas Ilmu Sosial dan Politik, Universitas Teuku Umar).
Dalam sambutannya, Ketua KIP Bener Meriah, Khairul Akhyar, menegaskan bahwa debat ini merupakan momen penting dalam perjalanan demokrasi masyarakat Bener Meriah.
“Pagi ini, di bawah langit Bener Meriah yang penuh sejarah dan berkah, kita memulai babak baru dalam menentukan masa depan tanah Gayo. Debat ini bukan sekadar formalitas, melainkan momentum yang akan mengukir arah pembangunan kita bersama,” ujarnya.




