Dari Titik Nol Kilometer Indonesia, SPS Serukan: Pers Sehat, Bangsa Berdaulat!

Para pendiri perusahaan pers usai mengikuti acara HUT SPS Indonesia ke-79 lakukan foto bersama di titik nol kilometer Indonesia, di Sabang, Aceh.

SABANG | MA Suara pers nasional menggema dari ujung barat Indonesia. Bertempat di Monumen Nol Kilometer Indonesia, Sabang, Aceh, Rabu (22/10/2025), Serikat Perusahaan Pers (SPS) menggelar Deklarasi Sabang, menyuarakan tiga isu krusial: pembentukan Dana Jurnalisme, keberlanjutan ekonomi industri media, dan literasi media untuk generasi muda.

Deklarasi ini dibacakan langsung oleh Ketua Umum SPS Januar P. Ruswita dan Sekretaris Jenderal Asmono Wikan, disaksikan jajaran pengurus SPS dari seluruh Indonesia.

BACA JUGA...  HUT TNI ke 72 Kodim 0112/Sabang Lakukan Syukuran Bersama Masyarakat

Dorong Dana Jurnalisme, Jaga Independensi Pers

SPS menegaskan dukungannya terhadap Dana Jurnalisme Indonesia yang tengah digagas Dewan Pers. Dana ini dinilai sebagai bentuk komitmen negara untuk mendukung jurnalisme yang independen, profesional, dan berpihak pada kepentingan publik.

“Dana Jurnalisme adalah investasi bangsa untuk memastikan setiap warga negara mendapat informasi yang benar dan bermartabat,” tegas Januar.

BACA JUGA...  Upacara HUT-RI ke 72 di Sabang Teduh dan Sejuk

Dari Sabang, SPS menyerukan: “Pers Sehat, Bangsa Berdaulat!”

Tuntut Penghapusan PPN Produk Media Cetak

Dalam deklarasi tersebut, SPS juga menyuarakan kegelisahan pelaku industri media nasional terkait tantangan ekonomi yang dihadapi. Mereka menuntut:

Penghapusan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) untuk produk media cetak, Penataan belanja iklan pemerintah agar transparan dan adil, Model bisnis media yang inovatif dan berkeadilan