Perjalanan kemudian berlanjut pada Sabtu (8/8/2026) menuju objek wisata alam Ceuraceu Embun di Kecamatan Teunom. Keindahan alam dan suasana yang masih asri membuat para delegasi terlihat menikmati setiap momen perjalanan.
Ketua FFI Banda Aceh, Muslim, mengatakan para tamu dari Brazil sangat menikmati keindahan alam sekaligus kekayaan budaya Aceh.
“Para tamu sangat menikmati keasrian alam dan kekayaan budaya Aceh. Meski usia mereka sudah tidak muda lagi, antusiasme saat mencicipi kuliner khas dan berinteraksi dengan warga lokal luar biasa,” ujar Muslim.
Menurutnya, interaksi langsung dengan masyarakat menjadi salah satu bagian penting dalam kegiatan FFI. Para delegasi dapat mengenal Aceh tidak hanya dari sisi destinasi wisata, tetapi juga melalui kehidupan sosial, budaya, tradisi, dan keramahan masyarakatnya.
Selama berada di Aceh, rombongan juga dijadwalkan mengunjungi sejumlah tempat yang memiliki nilai sejarah dan budaya. Agenda tersebut antara lain mencakup kunjungan ke museum sejarah, pusat kerajinan tangan, menikmati kuliner lokal, serta mengenal nilai-nilai keislaman dan kehidupan bermasyarakat di Aceh.
Program Journeys FFI diharapkan dapat memperkuat hubungan persahabatan antarbangsa sekaligus membuka ruang bagi pertukaran pengalaman dan pemahaman budaya.




