BUPATI Aceh Tamiang Armia Pahmi memandang ziarah nasional sebagai momentum untuk kembali mengingat ketangguhan para pejuang.
Menurutnya, kegiatan tersebut tidak semestinya berhenti sebagai tradisi protokoler menjelang peringatan kemerdekaan. Ada pesan moral yang perlu dibawa pulang oleh setiap peserta.
Semangat pantang menyerah para pahlawan, kata Armia, relevan untuk menghadapi berbagai tantangan pembangunan daerah.
Pesan itu menjadi penting karena pembangunan tidak selalu berlangsung dalam kondisi ideal.
Pemerintah daerah dan masyarakat berhadapan dengan berbagai persoalan yang membutuhkan kesabaran, keberanian mengambil keputusan, serta kerja bersama.
Para pahlawan dahulu menghadapi tantangan untuk merebut dan mempertahankan kemerdekaan. Generasi sekarang memiliki tanggung jawab berbeda, yakni memastikan kemerdekaan tersebut menghasilkan kehidupan masyarakat yang lebih baik.
Dengan demikian, perjuangan tidak berhenti ketika Proklamasi dibacakan pada 17 Agustus 1945.
Perjuangan berganti bentuk.
Hari ini, perjuangan itu dapat hadir dalam bentuk memberikan pelayanan publik yang baik, membangun infrastruktur, melindungi masyarakat, meningkatkan pendidikan, menjaga lingkungan, memperkuat ekonomi, serta memastikan masyarakat mendapatkan hak-haknya sebagai warga negara.
Penulis : Syawaluddin
Editor : Syawaluddin Ksp
Sumber Berita: Bupati Aceh Tamiang Armia Pahmi















