Cintai Produk Lokal Pengusaha Aceh Tampung Hasil SMK

Alhudri menuturkan, Dinas Pendidikan Aceh akan terus mendukung sekolah vokasi di Aceh agar siswa-siswi menghasilkan inovasi dan kreatifitas yang bernilai sehingga bisa menciptakan lapangan kerja dan dapat bersaing di dunia industri.

Jika pun tidak di perusahaan mereka bisa membuka home industri karena sudah memiliki kreativitas, jika ini bisa dilakukan dengan baik maka peningkatan kesejahteraan Aceh akan lebih baik.

BACA JUGA...  Muzakkir: Saya Siap Bertarung Rebut Kursi Ketua PGRI Pijay

“Karena itu saya selalu mengatakan, anak-anak kita ibarat mutiara, ibarat intan yang belum terasah, kalau dia sudah terasah maka dia akan menjadi berlian yang cukup mahal harganya, karena itu jangan sepotong-sepotong harus bersama-sama kita bangkit, jika tidak akan susah, pengusahanya, pemerintahnya, legislatifnya. Insya Allah jika hal ini terwujud Aceh akan bisa maju.” tutur Alhudri.

BACA JUGA...  Jusuf Kalla Perintis Perdamaian Aceh, Irwandi: Wajib Dapat Penghargaan

Peran IDUKA Dibutuhkan

Sementara Kepala Bidang Pembinaan SMK, Azizah, S.Pd.,M.Pd mengatakan pembelajaran akan terwujud bila IDUKA (Industri, Dunia Usaha, dan Dunia Kerja) bisa dan mau bekerja sama dengan SMK, mulai dari merencanakan pembelajaran bersama, seperti menyusun kurikulum sesuai kebutuhan pembelajaran, menjadi guru tamu, menerima magang, hingga menciptakan lulusan yang handal.

BACA JUGA...  Minta Dokumen APBA 2023 Dibuka Total, Jangan Cuma Pokir Dewan

Karena hakikat pembelajaran SMK bertujuan menghasilkan lulusan yang terserap didunia kerja dan siap berwirausaha dengan keahlian yang dimilikinya.