Bupati Turun Langsung, Penanganan Pascabanjir Dipacu

Pemerintah, kata dia, tengah mengupayakan solusi yang mempertimbangkan kebutuhan riil masyarakat di lapangan.

Sebanyak 45 unit huntara di Kampung Suka Jadi diperuntukkan bagi warga yang sebelumnya tidak memiliki rumah tetap, termasuk yang tinggal di lahan HGU, menyewa, atau menumpang.

Simpang Kanan Mulai Dihuni

Rombongan kemudian melanjutkan peninjauan ke Kampung Simpang Kanan, Kecamatan Kejuruan Muda. Di wilayah ini, sebagian warga telah mulai menempati hunian sementara.

BACA JUGA...  Bantuan Menyentuh Srikandi Tamiang Untuk Korban Kebakaran

Aktivitas warga perlahan kembali berjalan. Pemerintah daerah juga telah menyalurkan bantuan sembako guna memenuhi kebutuhan dasar masyarakat selama masa transisi.

Progres Huntap Capai 50 Persen

Untuk pembangunan hunian tetap di Kampung Simpang Kanan, sebanyak 150 unit rumah tengah dibangun dengan dukungan Mabes Polri. Saat ini, progres pembangunan telah mencapai sekitar 50 persen.

BACA JUGA...  Negara Wajib Hadir; Jaga Kepastian Hukum di Krueng Woyla

Bupati menargetkan pembangunan dapat segera rampung agar masyarakat tidak berlama-lama tinggal di hunian sementara.

“Percepatan ini penting. Kami ingin warga segera memiliki kepastian tempat tinggal yang layak, sehingga bisa kembali menjalani kehidupan secara normal.”

Hunian tetap yang dibangun terdiri dari dua tipe konstruksi, yakni berbahan beton dan kayu. Desainnya disesuaikan dengan standar kelayakan hunian, serta mempertimbangkan kondisi lingkungan setempat.