Bupati Bireuen: Tunjukkan Ketulusan dan Gerak Cepat Salurkan Bantuan

Waktu yang terbatas membuat Pemkab Bireuen harus bergerak cepat untuk memastikan bantuan dapat tersalurkan tepat waktu. Salah satu kendala yang dihadapi adalah ketersediaan ternak sapi atau lembu yang jumlahnya tidak mencukupi jika hanya mengandalkan pasokan dari daerah setempat.

“Jumlah lembu yang dibutuhkan mencapai lebih dari 90 ekor. Kalau kita cari di Bireuen, mungkin paling banyak hanya bisa dapat sekitar 20 ekor, sementara kebutuhan mencapai lebih dari 90 ekor,” ujar Mukhlis saat bersilaturahmi dengan wartawan yang dalam kesempatan tersebut didampingi Wabub Bireuen Ir Razuardi dan Sekda Bireuen, Hanafiah.

BACA JUGA...  Komisi IV DPR RI Serahkan Sejumlah Bantuan Kepada Nelayan Aceh di Sabang

Ia menjelaskan, kondisi tersebut terjadi karena jadwal pasar hewan di wilayah Bireuen dan sekitarnya telah terlewati, sehingga pemerintah daerah harus mencari alternatif pasokan ternak dari luar daerah agar program bantuan tetap dapat berjalan sesuai rencana.

Situasi ini menggambarkan bagaimana pemerintah daerah tengah berpacu dengan waktu untuk memenuhi kebutuhan masyarakat menjelang hari besar keagamaan. Di tengah kritik dan berbagai tantangan yang ada, langkah cepat pemerintah daerah menjadi upaya nyata agar bantuan yang diharapkan masyarakat dapat segera terealisasi.

BACA JUGA...  Siswa dan Guru Korban Banjir  Trumon Terima Baju Seragam 

Bagi sebagian pihak, kritik mungkin terasa tajam. Namun bagi seorang pemimpin, kritik juga bisa menjadi pengingat untuk terus berbenah. Di tengah dinamika tersebut, sikap reflektif yang ditunjukkan Bupati Mukhlis menjadi pesan bahwa kepemimpinan tidak hanya soal kebijakan, tetapi juga ketulusan dalam melayani masyarakat.(DF/MM).