Bener Meriah Kembali Terima Penghargaan Stunting Provinsi Aceh 2024

Pj Sekda Terima Penghargaan Stunting Tingkat Provinsi Aceh Tahun 2024.

BANDA ACEH (MA) Kabupaten Bener Meriah kembali meraih penghargaan dalam penanganan 8 aksi konvergensi percepatan penurunan stunting di Provinsi Aceh tahun 2024.

Kabupaten Bener Meriah berhasil meraih terbaik ke-II atas kinerja kabupaten/kota dalam pelaksanaan 8 aksi konvergensi penurunan stunting.

Penghargaan diterima langsung oleh Pj. Sekretaris Daerah Khairmansyah, S.IP, M.Sc selaku Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) dalam acara Penilaian Kinerja Aksi Konvergensi Stunting Provinsi Aceh di Ballroom Hermes Pallace Hotel Banda Aceh, selasa (4/6/2024).

Sebelumnya, Khairmansyah telah memaparkan Kinerja 8 Aksi Konvergensi Stunting yang telah dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bener Meriah selama tahun 2023.

BACA JUGA...  Harga Bawang Merah Melonjak di Pasar Inpres 

Mulai dari inovasi Bapak Asuh Anak Stunting (BAAS), Pentas Pisan (Pendampingan tuntas tepat sasaran) hingga inovasi Mampate (Pemanfaatan Pangan Lestari).

Lebih lanjut dikatakannya lagi, “tidak hanya sampai disitu saja, sistem manajemen data sampai publikasi data yang kita lakukan juga dilakukan secara satu data dan akurat,” ucapnya.

Kabupaten/kota semua kita disini saling mendukung dan belajar. Tiap kelebihan maupun inovasi kabupaten/kota dapat saling menerapkan di daerah masing-masing. Sesuai tujuan kita bersama agar angka stunting di Provinsi Aceh turun sesuai target, ujar Pj. Sekda.

BACA JUGA...  Angka Stunting di Aceh Utara Turun 13,1 Persen dari Hasil Survei Terbaru 

Dikesempatan itu, Kepala Bappeda Provinsi Aceh T. Ahmad Dadek, SH, MH Mewakili Pj. Gubernur Aceh dalam sambutannya mengatakan, tujuan penilaian itu adalah untuk mengukur dan mengevaluasi serta mengapresiasi kinerja pemerintah kabupaten/kota dalam pelaksanaan 8 aksi konvergensi penurunan stunting.

“Pemerintah Provinsi Aceh melaksanakan Penilaian Kinerja Aksi Konvergensi Penurunan Stunting Provinsi Aceh Tahun 2024. Kegiatan ini diikuti oleh 23 kabupaten/kota se-Provinsi Aceh,” ujarnya.

Kepala Bappeda juga menyampaikan, dengan adanya kegiatan penilaian tersebut, dirinya berharap pemerintah kabupaten/kota akan semakin semangat untuk bekerjasama dalam menekankan angka stunting di Indonesia khususnya di Provinsi Aceh. (AR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *