Bendera Bulan Bintang Berkibar, Gubernur Aceh Alami Gangguan Kesehatan

Bendera Bintang Bulan Dikibarkan OTK Ditiang Utama Puskesmas Pasie Raya, Sabtu 16 April 2016. Foto: mediaaceh.co.id
Bendera Bintang Bulan Dikibarkan OTK Ditiang Utama Puskesmas Pasie Raya, Sabtu 16 April 2016. Foto: mediaaceh.co.id

Banda Aceh|AP-Bendera Bintang Bulan tiba-tiba berkibar di tiang utama Puskesmas Pasie Raya, Gampong Tuwi Kareung, Kecamatan Pasie Raya Kabupaten Aceh Jaya, Sabtu, (16/04/2016). Pengibaran bendera tersebut berlangsung menjelang Gubernur Aceh berkunjung ke Aceh Jaya.

Salah seorang staf Puskesmas Pasie Raya, Ibnu Sakdan mengaku tidak tahu dengan adanya bendera bintang bulan di tiang utama, karena pihak Puskesmas tidak menyadari bendera yang di tiang itu adalah bendera bintang bulan.

“Tidak tau, karena kami tidak menyadari kalau itu bendera bintang bulan, biasanya ditiang itu bendera merah putih”, ucap Ibnu Sakdan seperti dilansir situs berita lokal,  mediaaceh.co.id, Sabtu, (16/04/2016).

BACA JUGA...  Pilih Kerja, Kadisdik Aceh Ogah Jadi Cawagub Zaini Abdullah

Akibat pengibaran bendera yang sangat dilarang oleh aparat keamanan di masa konflik itu beredar khabar Gubernur Provinsi Aceh, dr H Zaini Abdullah batal datang ke Aceh Jaya, padahal jadwalnya sudah ditetapkan.

Beredar khabar, mantan Menteri Luar Negeri GAM itu batal ke Aceh Jaya disebutkan gara-gara bendera bintang bulan dan ada juga yang menyebutkan gara-gara kesehatan.

““Gubernur Zaini batal datang. Saya tak tahu apa ada hubungannya dengan pengibaran Bendera Bintang Bulan menjelang dia datang,” lapor seorang jurnalis lokal seperti dikutip mediaaceh.co.id, Sabtu 16 April 2016.

BACA JUGA...  WN Swedia Turun ke Keude Linteung, Ada Apa?

Sementara informasi resmi dari internal Pemerintah Aceh menyebutkan, Gubernur Zaini batal ke Aceh Jaya disebabkan gangguan kesehatan.

“Iya, beliau kurang sehat,” info Kepala Biro Humas Setda Aceh, Frans Delian melalui pesan singkat seperti dilansir mediaaceh.co.id, Sabtu 16 April 2016.

Akibatnya, mantan Menteri Luar Negeri GAM berpendidikan dokter ahli kandungan itu batal melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Aceh Jaya.

BACA JUGA...  Zaini Abdullah: Rencana Revisi Qanun LKS Potensi Picu Kegaduhan di Aceh

“Saran dokter, [beliau]harus istirahat total sementara ini,” ujar Frans Delian dalam pesan singkatnya. [ADC]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *