BEM FH Unimal Kecam Kadis Pendidikan Aceh Cabang Kota Lhokseumawe

Selasa, 1 Oktober 2019

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Utara, ( AD ) – Pada tanggal 30 September 2019 telah terjadi aksi demonstrasi di gedung DPRK Aceh Utara dan DPRK Lhokseumawe. Aksi tersebut di inisiasikan oleh Himpunan Mahasiswa Islam ( HMI ) cabang Lhokseumawe dan Aceh Utara.

Namun yang menarik di aksi tersebut kata Fadli Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Hukum ( BEM FH ) Universitas Malikussaleh melalui rilisnya pada media ini, Selasa ( 01/10 /2019 ), dalam aksi demonstrasi tersebut bukan mahasiswa aja yang melakukan demonstrasi dan juga ada hadir pelajar dari SMA dan SMK.

Dalam aksi tersebut mahasiswa dan pelajar sama sama menyampaikan aspirasi masyarakat, aksi demonstrasi pun berjalan dengan tertib dan damai, sehingga petisi mahasiswa dan pelajar tersebut di terima oleh perwakilan DPRK Aceh Utara dan DPRK Lhokseumawe, kata Fadli.

BACA JUGA...  JIMI Dukung Referendum Aceh

“Namun yang mirisnya setelah aksi demonstrasi tersebut, Kepala dinas pendidikan Aceh cabang kota Lhokseumawe Anwar mengeluarkan pendapat ke salah satu media televisi lokal dalam konferensi persnya mengatakan bahwa dia akan memberikan sanksi kepada siswa/i Kota Lhokseumawe yang ikut aksi demonstrasi yang kemudian akan di sampaikan ke kepala sekolah masing-masing siswa/i tersebut,” beber Fadli

Dikatakan Fadli, Dalam pernyataan saudara Anwar selaku kadis Pendidikan Aceh cabang Kota Lhokseumawe tersebut telah menciderai nilai-nilai demokrasi dan mempermalukan dirinya sendiri Itu adalah sebuah pemikiran otoritarianisme dan sangat primordialisme.

“Kadis pendidikan Aceh cabang kota Lhokseumawe telah gagal menempatkan dirinya sebagai pemimpin disini, padahal untuk menyatakan pendapat di muka umum telah mempunyai legitimasi dan legalitas di dalam konsep Bernegara kita yaitu termaktub di dalam UUD 1945 Bab X Pasal 28 dan Bab XA Pasal 28E Ayat 3,
kemudian di perkuat melalui UU NO. 09 Tahun 1998 Tentang kemerdekaan menyampaikan pendapat di muka umum,” sebutnya Fadli

BACA JUGA...  Satresnarkoba Polresta Banda Aceh, Ungkap Pemilik 50 Bal Ganja Dalam Koper

Lanjutnya, Kadis pendidikan Aceh cabang kota Lhokseumawe jangan bersikap inkonstitusional dan membangun opini publik bahwa demonstrasi tersebut adalah hal Negatif dan tidak perlu dilakukan, tugas Pelajar (siswa/i) bukanlah hanya belajar saja
mereka mempunyai hak fundamental untuk menyampaikan pendapat di muka umum ketika ada kebijakan penguasa yang zhalim. Karna pelajar juga bagian dari rakyat Indonesia.

“Dalam menyampaikan pendapat di muka umum tidak ada pengecualian,
Seharusnya kadis pendidikan Aceh cabang kota Lhokseumawe sebagai kaum terdidik harus mengeluarkan pendapat yang intelektual dan akademis, bukan tendensius dan primitif seperti itu,” ujarnya.

BACA JUGA...  Masyarakat Kecewa Kinerja BPN Aceh Utara

Kami BEM FH Unimal sangat mengecam pernyataan inkonstitusional saudara Anwar selaku kadis pendidikan Aceh cabang kota Lhokseumawe dan segala bentuk pembungkaman terhadap kebenaran.

Lanjut dia lagi, jika memang nanti adik-adik siswa/i kami di Kota Lhokseumawe yang ikut aksi demonstrasi diberikan sanksi,
Maka kami akan melawan.

“Kami akan geruduk kantor dinas pendidikan Aceh cabang kota Lhokseumawe,” kecamnya.

Karna pembungkaman terhadap kebenaran merupakan pengkhianatan terhadap reformasi dan cita-cita MoU Helsinki, sebutnya lagi.

Dan demonstrasi itu bukan hal yang haram dan menakutkan,
Itu ada cara rakyat dalam melawan pemimpin yang zhalim sesuai dengan nilai-nilai konstitusional, tutup Ketua BEM FH Unimal Fadli. ( 021 ).

Berita Terkait

Satgas Bencana Asel Bersihkan Fasum dan Rumah Warga
Ayah Wa Besuk Korban Kekerasan Tiro di Rumah Sakit Pidie
Tragedi Berdarah di Tiro, Tarmizi Age: Pak Prabowo Selamatkan Perdamaian Aceh
Insiden Berdarah di Pidie, Ayah Wa: Jaga Perdamaian 
Dana Perimbangan Cair, Lima Ketua KADIN Batal WO di Musprov ke-7 Banten
Lima Hari Banjir di Aceh Selatan, Ratusan Korban Masih Mengungsi
Banjir di Trumon Berulang, Bupati  Aceh Selatan HMW Tidak di Tempat 
BPBD Petakan Wilayah Rawan Banjir dan Longsor Aceh Utara

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 20:05 WIB

Satgas Bencana Asel Bersihkan Fasum dan Rumah Warga

Kamis, 5 November 2026 - 19:57 WIB

Ayah Wa Besuk Korban Kekerasan Tiro di Rumah Sakit Pidie

Kamis, 5 November 2026 - 11:03 WIB

Tragedi Berdarah di Tiro, Tarmizi Age: Pak Prabowo Selamatkan Perdamaian Aceh

Rabu, 4 November 2026 - 08:29 WIB

Dana Perimbangan Cair, Lima Ketua KADIN Batal WO di Musprov ke-7 Banten

Minggu, 1 November 2026 - 17:45 WIB

Lima Hari Banjir di Aceh Selatan, Ratusan Korban Masih Mengungsi

Berita Terbaru

Satgas PB Asel melaksanakan gotong royong membersihkan Fasum dan rumah warga di Trumon, Kamis, (5/11/2026).(Foto/mediaaceh.co.id,/istimewa).

MILITER

Satgas Bencana Asel Bersihkan Fasum dan Rumah Warga

Kamis, 5 Nov 2026 - 20:05 WIB

Bupati Aceh Utara Ayah Wa saat membesuk korban dugaan kekerasan di rumah sakit Pidie.

PEMERINTAHAN

Ayah Wa Besuk Korban Kekerasan Tiro di Rumah Sakit Pidie

Kamis, 5 Nov 2026 - 19:57 WIB