Belum Diteken Plt Gubernur, KPA: “Gimana Mau Tancap Gas?”

Rabu, 4 September 2019

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Banda Aceh (ADC)- Kabarnya APBK Perubahan sejumlah Kabupaten/Kota, hingga saat ini belum ditandatangani oleh Plt. Gubernur Aceh. Padahal ada Kabupaten/kota yang sudah lebih 2 (dua) Minggu bahkan ada yang hampir sebulan mengajukan dokumen APBK Perubahan tersebut.

“Kemarin, waktu Pelantikan Pejabat Eselon, Plt Gubernur menyampaikan, bahwa harus tancap gas, karena sudah masuk akhir triwulan ketiga. Ini faktanya, justru Plt yang terkesan memperlambat realisasi anggaran perubahan di sejumlah Kabupaten/Kota. Kan aneh?,” Ungkap Koordinator Kaukus Peduli Aceh (KPA) Muhammad Hasbar Kuba kepada media ini, Rabu 4 September 2019.

BACA JUGA...  Penerima 25 KK Renovasi RTLH di Koramil 04/SB Kel. Banjar Kec.Siantar Barat

Plt Gubernur Aceh dinilai selama ini, terlalu banyak berbicara untuk orang, ternyata kinerja dan kebijakan Plt Gubernur yang lamban itu memperlambat pembangunan.

“Jika anggaran perubahan sejumlah Kabupaten/Kota tidak segera diproses Plt Gubernur, maka dapat dipastikan, realisasi pembangunan dan serapan anggaran akan terhambat. Di tingkat Kabupaten/Kota, anggaran perubahan tersebut sudah disahkan, karena Plt Gubernur lambat tandatangani, sehingga tidak bisa direalisasikan. Jadi, gimana mau “tancap gas?,” cetus Hasbar.

KPA meminta agar Plt Gubernur Aceh, tak hanya bisa jalan-jalan keluar, sementara sejumlah dokumen penting untuk pembangunan masih belum ditandatangani.

BACA JUGA...  Puluhan Personel Polres Langsa Naik Pangkat Di Hari Jadinya Bhayangkara

“Proses birokrasi yang selalu terkesan lamban bin lelet harus segera ditangani. Jika tidak, maka ini akan berdampak serius terhadap pembangunan,” tambahnya lagi.

Selain itu, KPA juga mendesak agar Plt Gubernur tak hanya bisa merombak kabinet dengan dalih percepatan realisasi anggaran, namun justru Plt Gubernur sendiri yang membuat jalannya pembangunan itu lambat.

“Jika APBK Perubahan itu tidak juga ditandatangani secepatnya oleh Plt Gubernur, maka dipastikan sejumlah daerah akan mengalami Silpa. Jika Silpa membengkak di sejumlah daerah, maka wajar saja masyarakat di daerah nantinya menyalahkan Plt Gubernur. Sudah realisasi APBA lamban, jangan sampai anggaran daerah juga lamban nantinya,” imbuhnya.

BACA JUGA...  Mahasiswa Politeknik Aceh Selatan Gelar Aksi Tanggap Bencana di Aceh Tamiang

Kita berharap, pembangunan terus dapat dimaksimalkan, baik secara serapan dan realisasi anggaran maupun output pembangunan kepada rakyat.

“Semoga Aceh Hebat yang digaung-gaungkan, tak berubah nama menjadi Aceh Lambat,” tutup Muhammad Hasbar Kuba. (Ahmad Fadil/R)

Berita Terkait

Nurzahri: Kita  Apresiasi Kepada Bang Barona Raja Udah Tangani ODGJ di Aceh Utara
Rembuk Stunting, Desa Kumbang Siapkan Program Prioritas 2027
Puskesmas Apresiasi Penanganan ODGJ di Aceh Utara
ODGJ Asal Cot Petisah Dirujuk Ke RS Cut Mutia
JKN Berkelanjutan, BPJS Tapaktuan Gandeng Media
Bank Aceh Sosialisasi IBC Ke Sekolah 
Iskandar: Terima Kasih Ayah Wa, Sudah Mengobati ODGJ di Aceh Utara 
Barona: ODGJ Kita Tangani Berdasarkan Perintah Ayah Wa

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 12:00 WIB

Nurzahri: Kita  Apresiasi Kepada Bang Barona Raja Udah Tangani ODGJ di Aceh Utara

Selasa, 13 Oktober 2026 - 22:27 WIB

Rembuk Stunting, Desa Kumbang Siapkan Program Prioritas 2027

Selasa, 13 Oktober 2026 - 13:29 WIB

Puskesmas Apresiasi Penanganan ODGJ di Aceh Utara

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 12:57 WIB

ODGJ Asal Cot Petisah Dirujuk Ke RS Cut Mutia

Senin, 28 September 2026 - 20:12 WIB

JKN Berkelanjutan, BPJS Tapaktuan Gandeng Media

Berita Terbaru

Bupati Aceh Utara H. Ismail A Jalil, SE., MM (Ayah Wa).

PEMERINTAHAN

Insiden Berdarah di Pidie, Ayah Wa: Jaga Perdamaian 

Rabu, 4 Nov 2026 - 23:42 WIB