BBM Langka, Beni Murdani : Ini Bukan Persoalan Yang Sepele

Rabu, 16 Oktober 2019

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Lhokseumawe, ( AD ) – Masyarakat Kota Lhokseumawe dan Aceh Utara mengeluh dan tidak bisa beraktivitas dikarenakan Langkanya Bahan Bakar Minyak ( BBM ) subsidi jenis Solar, persoalan tersebut sudah terjadi 28 hari terakhir ini.

Sekjen Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik ( BEM FISIP ) Unimal Beni Murdani kepada media rilisnya yang diterima melalui layanan pesan singkat Whatsapp ( WA ), Rabu ( 16/10 ) mengatakan ini bukan persoalan sepele yang harus di biarkan begitu saja, dengan kelangkaan BBM jenis solar bersubsidi ini banyak efek yang terjadi yang dialami oleh masyarakat seperti Nelayan dan Mobil Pengangkutan.

BACA JUGA...  Warga Sampaikan Aspirasi di Jalan Raya

“Kemajetan lalulintas pun terjadi dan terganggu dikarenakan antrian pajang yang terjadi di SPBU hingga memakan badan jalan Negara ( umum ),” ujar Beni.

Dikatakan Beni, Hampir setiap hari kita melihat di setiap SPBU ada kendaraan menunggu antrian, semua kendaraan bertumpuk di halaman SPBU hingga halaman tidak muat, terpaksa pengendara harus mengambil badan jalan umum untuk antrian isi BBM.

BACA JUGA...  Penderita Bocor Jantung Butuh Bantuan

“Dengan kelangkaan solar masyarakat harus membuang waktu 2 sampai 3 jam di setiap kali mengisi BBM jenis solar,” sebutnya.

Lanjutnya, yang paling fatalnya lagi para nelayan tidak bisa melaut seperti biasanya, dikarekan BBM subsidi langka dan untuk membeli BBM jenis solar yang Non Subsidi itu terlalu mahal, ketika hal itu tidak di tuntaskan maka akibatnya semakin parah, ekonomi dan pangan akan menjadi persoalan.

BACA JUGA...  Di Tengah Anggaran Rp70 Miliar Lebih, Warga Korban Banjir Aceh Timur Terima Segenggam Daging Meugang

Beni berharap kepada pihak Pemerintah dan Pertamina, terkait kelangkaan BBM subsidi jenis Solar segera diselesaikan. supaya aktivitas ekonomi masyarakat dan nelayan tidak terganggu.

“Kita berharap aktifitas Nelayan jangan sampai terganggu untuk menumbuhkan ekonomi masyarakat dan untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat,” pungkasnya Sekjen BEM Fisip. ( 021 ).

Berita Terkait

Tempat Tambatan KM Dangkal, Mahmud:  Sawang Dianaktirikan 
Asap Kepung Aceh Selatan, Kapolres: Gunakan Masker 
Irigasi Terbengkalai, Petani Kluet Utara Menjerit, FPKR Angkat Bicara
Jalan Lintas Dua Kecamatan Rusak Parah di Aceh Selatan 
Tim Pengacara Desak Poltekpel Buka Fakta Kematian Rasya
Ayah Wa Minta Penegak Hukum Usut Tuntas Kematian Mahasiswa Poltekpel Malahayati Aceh 
Sengketa Lahan Bumi Flora Kembali Memanas
Posko PT Atakana Rusak, Sengketa Agraria Diminta Tempuh Jalur Hukum

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 21:19 WIB

Asap Kepung Aceh Selatan, Kapolres: Gunakan Masker 

Jumat, 9 Oktober 2026 - 17:19 WIB

Irigasi Terbengkalai, Petani Kluet Utara Menjerit, FPKR Angkat Bicara

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:50 WIB

Jalan Lintas Dua Kecamatan Rusak Parah di Aceh Selatan 

Kamis, 1 Oktober 2026 - 07:55 WIB

Tim Pengacara Desak Poltekpel Buka Fakta Kematian Rasya

Rabu, 30 September 2026 - 13:13 WIB

Ayah Wa Minta Penegak Hukum Usut Tuntas Kematian Mahasiswa Poltekpel Malahayati Aceh 

Berita Terbaru

NANGGROE

Proyek Pujasera Sabang Senilai Rp 1,3 Miliar Jadi Sorotan

Minggu, 18 Okt 2026 - 20:44 WIB

RAGAM BERITA

DPW Pendawa Sumut Gelar Silaturahmi

Minggu, 18 Okt 2026 - 19:38 WIB

PENDIDIKAN

PA Sukses Gelar Pendidikan Politik untuk Anggota

Minggu, 18 Okt 2026 - 19:30 WIB