Bau Menyengat dari Pengeboran Sumur Minyak di Gampong Meudang Ara Mengganggu Warga

Minggu, 26 Mei 2024

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Menara kemegahan pengeboran sumur minyak di Gampong Meudang Ara, Kecamatan Baktiya, Kabupaten Aceh Utara, (foto : ist).

Menara kemegahan pengeboran sumur minyak di Gampong Meudang Ara, Kecamatan Baktiya, Kabupaten Aceh Utara, (foto : ist).

Syahbul MW Geuchik Alue Keutapang juga angkat bicara saat ditemui oleh awak media, dia mengatakan masyarakat mengeluhkan dampak pencemaran lingkungan yang disebabkan oleh kegiatan pengeboran di wilayah mereka. Bau menyengat yang berasal dari aktivitas pengeboran telah mengganggu kehidupan sehari-hari warga, khususnya di bagian utara desa.

“Sejumlah warga Gampong saya menyampaikan pada saya terkait bau tersebut sangat mengganggu hingga mereka terpaksa memakai masker saat beraktivitas di luar rumah. Kami sangat terganggu dengan bau ini, terutama ketika kami pergi ke sawah. Kami harus memakai masker untuk mengurangi bau yang menyengat,” ujar Syahbul yang juga bendahara forum Geuchik Baktiya ini.

BACA JUGA...  Makam Sultan Malikussaleh di Samudra Pasai: Fakta Sejarah dan Pentingnya Bagi Indonesia

Selain itu, katanya, masyarakat merasa bahwa perhatian dari pihak perusahaan yang melakukan pengeboran tersebut masih kurang. “Kami memohon perhatian khusus dari pihak perusahaan agar bisa diatasi secepat-cepatnya,” ujarnya.

Warga berharap perusahaan pengeboran tersebut segera mengambil tindakan untuk mengurangi pencemaran udara dan memperhatikan kesehatan serta kesejahteraan mereka, pungkasnya.

Sementara itu, salah satu warga Meudang Ara Abdul Majid Hasan saat ditemui oleh awak media juga mengeluh terkait bau tersebut. “Kita tinggal dekat dengan perusahaan pengeboran tersebut, sekitar 3 atau 4 meter, tapi kami tidak aman dengan bau dan gangguan mesin yang hidup di perusahaan tersebut luar biasa,” ungkapnya.

BACA JUGA...  Mohd. Tanwir Besok Dilantik Sebagai Pj Bupati Bener Meriah Oleh Bustami Hamzah 

Berita Terkait

PPAB GMNI USK: Merah dalam Ideologi, Tegas dalam Perjuangan, Membangun Kader yang Berpihak pada Rakyat
Wagub Aceh Raih Penghargaan Penguat Ekonomi Syariah
Kapolda Aceh ke Sabang, Pastikan Kesiapan Jajaran Kepolisian
35 Peserta Muda Berebut Tiket Bintang Radio Nasional
SMSI Aceh Utara Dikukuhkan, Tgk. Jambe: Media Memiliki Peran Strategis 
HPN 2027 di Lampung Inklusif dan Kolaboratif
Warga Aceh Timur Meriahkan JASERA 2026 Bersama Medco E&P Malaka
Dipapah Anak, Mantan Kontributor Metro TV Tetap Ikuti Uji Kompetensi Wartawan

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 18:17 WIB

PPAB GMNI USK: Merah dalam Ideologi, Tegas dalam Perjuangan, Membangun Kader yang Berpihak pada Rakyat

Minggu, 6 September 2026 - 15:34 WIB

Wagub Aceh Raih Penghargaan Penguat Ekonomi Syariah

Minggu, 6 September 2026 - 15:24 WIB

Kapolda Aceh ke Sabang, Pastikan Kesiapan Jajaran Kepolisian

Minggu, 6 September 2026 - 12:59 WIB

35 Peserta Muda Berebut Tiket Bintang Radio Nasional

Minggu, 6 September 2026 - 11:59 WIB

SMSI Aceh Utara Dikukuhkan, Tgk. Jambe: Media Memiliki Peran Strategis 

Berita Terbaru

OLAHRAGA

Tak Boleh Ada Pemain Profesional di Liga Santri 2026

Selasa, 8 Sep 2026 - 18:08 WIB

Bupati Aceh Utara H. Ismail A Jalil, SE., MM saat melantik Direktur Utama PT Bina Usaha dan jajaran Komisaris.

PEMERINTAHAN

Ayah Wa Tunjuk Zulfikar Sebagai Direktur Utama PT Bina Usaha

Selasa, 8 Sep 2026 - 09:52 WIB