Banjir Aceh Tamiang Diindikasikan Akibat Alih Fungsi dan Balakan Liar

Rabu, 2 November 2022

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur Eksekutif LembAHtari. Sayed Zainal, M. SH.

Direktur Eksekutif LembAHtari. Sayed Zainal, M. SH.

Banjir Aceh Tamiang Diindikasikan Akibat Alih fungsi dan Balakan Liar

KUALASIMPANG (MA) – Lembaga Advokasi Hutan Lestari (LembAHtari), menyebut; Banjir yang setiap tahunnya melanda kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh. Diindikasikan akibat alih fungsi hutan menjadi perkebunan kelapa sawit dan eskalasi balakan liar yang membabi buta tanpa memikirkan dampak kerusakan lingkungan di wilayah hulu Daerah Aliran Sungai (DAS) Tamiang.

BACA JUGA...  Lirikan DJBC Aceh untuk Cuan Rokok Ilegal, PAKAR: Seret Aktor Utamanya

Tingginya eskalasi balakan liar justeru terjadi di Kabupaten Gayo Lues dan Aceh Timur. Ditambah Kabupaten Langkat provinsi Sumatera Utara. Kabupaten yang yang bertetangga langsung dengan kabupaten Aceh Tamiang yang berada di hilir ketiga kabupaten dimaksud.

Tak hanya balakan liar, alih fungsi hutan menjadi perkebunan kelapa sawit juga pemicu terjadinya bencana banjir. Sebab tidak adalagi tegakan (Pohon kayu hutan tahunan) yang dapat menampung debit air hujan hingga di atas ambang batas.

BACA JUGA...  Wagub Aceh Perjuangkan Akses Tol Khusus untuk Jamaah Haji: Aman, Nyaman, Efisien

Vegetasi tegakan adalah filtrasi hutan penyangga sebagai penyimpan air resapan di wilayah perbukitan hingga jutaan Meter Kubik Per Detik (M3/s) setiap harinya.

Jika resapan ini terganggu, maka ekosistim tata guna air juga ikut rusak dan menyebabkan atau beresiko bencana banjir dan tanah longsor. Karena air hujan tak dapat lagi ditampung oleh tegakan, karena alih fungsi hutan.

BACA JUGA...  Merasa Terjajah, Masyarakat Lhoknga: Selamat Kepada PT. Lafarge Holcim

Berita Terkait

Dinas Koperasi Aceh Diminta Hentikan Langkah Sepihak
SPS Aceh Berduka, Sjamsul Kahar Tinggalkan Jejak Panjang Pers Aceh
Ketua Umum SPS: AI Harus Jadi Pengungkit Bisnis Pers
Purbaya Mulai Mengimbangi Perhatian Publik terhadap Prabowo
Jelang 4 Desember, NGO HAM Imbau Jaga Ketertiban
Faisal Temui Safrizal, Dorong Percepatan Rehab-Rekon Aceh
Status Blang Padang, Wali Nanggroe Bersuara
Musim Hujan Kembali, Faisal Rizal Desak Pusat Percepat Rehab-Rekon Aceh

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 16:53 WIB

Dinas Koperasi Aceh Diminta Hentikan Langkah Sepihak

Kamis, 24 September 2026 - 07:21 WIB

SPS Aceh Berduka, Sjamsul Kahar Tinggalkan Jejak Panjang Pers Aceh

Rabu, 23 September 2026 - 11:10 WIB

Ketua Umum SPS: AI Harus Jadi Pengungkit Bisnis Pers

Selasa, 22 September 2026 - 18:30 WIB

Purbaya Mulai Mengimbangi Perhatian Publik terhadap Prabowo

Minggu, 20 September 2026 - 19:53 WIB

Jelang 4 Desember, NGO HAM Imbau Jaga Ketertiban

Berita Terbaru

Saat penyerahan penghargaan oleh ketua IPAU kepada Bupati Aceh Utara H. Ismail A Jalil, SE., MM (Ayah Wa)

PEMERINTAHAN

Ayah Wa Diapresiasi IPAU atas Respons Bencana

Sabtu, 26 Sep 2026 - 20:38 WIB

Muhammad Naufal Efendi mengepalkan tangannya sebagai simbol perlawanan atas kondisi ril SMRS yang kehilangan daya serapnya.(Foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

PEMERINTAHAN

Banjir Terus Mengancam

Sabtu, 26 Sep 2026 - 20:27 WIB

NEWS FEATURE

Kongres PSSI Aceh Dipersoalkan Sejumlah Voters

Sabtu, 26 Sep 2026 - 11:51 WIB