Bakal Calon Dedi Mulyadi tak Hadir, Abdul Halim Terpilih Aklamasi sebagai Ketua PWI Aceh Utara

Ketua PWI Aceh, Nasir Nurdin menyerahkan pataka PWI kepada Abdul Halim yang terpilih sebagai Ketua PWI Aceh Utara periode 2026-2029 melalui lanjutan Konferkab VIII di PWI Aceh, Minggu, 1 Maret 2026. (Foto Abdul Hadi/PWI Aceh)

Pemberian toleransi waktu tunggu itu juga atas arahan Mirza Zulhadi agar peserta bisa menggunakan hak dan kewajibannya di forum.

“Kalau juga tidak hadir maka sidang dapat dilanjutkan terus, karena kuorum memang sudah ditetapkan ketika pleno di Aceh Utara,” kata Mirza.

Penjelasan ulang

Ketua PWI Aceh Utara periode 2023-2026, Abdul Halim, atas permintaan pimpinan sidang, melaporkan kembali beberapa point LPJ yang sudah disampaikan pada pleno di Aceh Utara, seperti dana pokir Rp 300 juta dari Ketua DPRK Aceh Utara, rencana pembelian tanah untuk pertapakan kantor, dana family gathering ke Aceh Tengah dan juga dasar keputusannya mengganti sekretaris.

BACA JUGA...  Beasiswa dari MPD Aceh Utara Segera Cair

Semua penjelasan yang disampaikan Abdul Halim diterima oleh forum konferensi bahkan tidak ada pernyataan menerima dengan catatan. Selanjutnya kepengurusan PWI Aceh Utara dinyatakan demisioner.

Satu kandidat tak hadir

Ketika memasuki pleno penetapan bakal calon ketua PWI Aceh Utara periode 2026-2029, ada dua kandidat yang mendaftar kepada panitia yaitu Abdul Halim dan Dedi Mulyadi dan keduanya dinyatakan memenuhi syarat sebagai bakal calon.

BACA JUGA...  Sistem Pengendalian dan Monitoring Wujudkan Pembangunan Yang Efektif dan Efisien

Namun ketika pimpinan sidang memanggil kedua bakal calon tersebut hanya ada Abdul Halim sedangkan Dedi tak hadir.