“Jadi saya sangat gembira, bisa menindak lanjuti, melaksanakan apa yang sudah di sepakati oleh Polri dan Kementan RI. Saya bangga bisa berada dan bersama petani, membangun Pertanian lebih baik dan modern di Aceh Tamiang,” jelasnya.
Mengenalkan Teknologi Tepat Guna
Sementara Firman, Influenzer Teknologi Pertanian mengatakan bahwa dirinya berkewajiban mengenalkan teknologi tepat guna pada pertanian, ilmu pengetahuan budidaya dan pendayagunaan sumber daya pertanian secara ekonomis.
Dia juga harus mengenalkan para petani yang telah menorehkan hasil karyanya, contoh petani bawang merah, petani beras organik, petani pembuat pupuk organik di bidang pertanian ke publik dan berkoordinasi khususnya pada pihak Kepolisian setempat.
“Tugas saya memberikan ilmu pengetahuan pertanian kepada mereka [petani], agar bisa dan mampu menjadi petani yang andal dan sejahtera,” sebutnya.
Hanya Mengenalkan Sosok Armia Fahmi
Sementara perwakilan Armia Fahmi. Rini mengatakan; dia hadir hanya mengenalkan sosok Wakapolda Aceh sebagai Bacalon Bupati Aceh Tamiang dan salam sang Jenderal kepada para petani karena tidak dapat hadir bersama para Poktan di Aceh Tamiang.
Yang perlu diingat, Dia ada di tengah -tengah pakarnya pertanian bukan berkampanye, tetapi hanya mengenalkan sosok sang jenderal.




