Aplikasi SIKASEP Hajar Pengembang dan Menghambat Akad Rumah MBR

Sabtu, 29 Februari 2020

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Banda Aceh (MA) – Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (APERSI) Aceh dari tahun 2019 telah membangun rumah sebanyak 5.315 unit sampai dengan Februari 2020 rumah ready stok mencapai 3.955 unit.

“Belum lagi pengembang masih mengerjakan unit dengan realisasi fisik rata rata sudah mencapai 90 persen. Ini juga akan menambah ready stok rumah ditahun 2020 dari rencana 6000 unit akan terus bertambah unit yang akan terbangun sesuai kebutuhan rumah yang cukup tinggi akan permintaan oleh masyarakat di Aceh,” ungkap Ketua DPD APERSI Aceh, Afwal Winardy kepada media ini, Sabtu 29 Februari 2020 di Banda Aceh.

Menurut Afwal, beberapa kendala ditahun 2019 seperti keterbatasan kuota rumah, dimana pemerintah telah menyediakan kuota BP2BT namun belum bisa dimanfaatkan secara maksimal oleh konsumen dikarenakan banyaknya kebijakan dan aturan yang sepenuhnya belum bisa dipenuhi sebagai persyaratan diperbankan. 

BACA JUGA...  ForMIA Desak Pj Gubernur Lakukan Penyegaran SKPA dan Mutasi Demi Perbaikan Pemerintah Aceh 

Baca Juga :

Negara-Negara G-20 Sepakat Capai Pertumbuhan Ekonomi Global yang Kuat dan Berdaya Tahan

Koperasi Karyawan PDAM Tirta Kemuning Laksanakan RAT

“Awal tahun 2020 ini, DPD APERSI telah melakukan pertemuan dengan Presiden Republik Indonesia dengan harapan, perumahan MBR atau lebih dikenal dengan rumah subsidi bisa dimiliki oleh masyarakat berpenghasilan rendah yang memang benar membutuhkannya,” kata Afwal.

Sementara itu, Afwal juga mengatakan, Menteri Keuangan Republik Indonesia Sri Mulyani telah menambahkan kembali kuota SSB sebanyak 224 ribu unit rumah dari rencana 110.000 unit ditambah BP2BT sebanyak 50.000 unit, begitu juga PT Bank BTN telah meluncurkan program harapan atau KPR MBR untuk membantu masyarakat, TNI dan Polri dengan berbagai kemudahan. 

Seperti kita ketahui, pemerintah sampai saat ini masih terus memperbaiki sistem dalam penyaluran KPR subsidi, salah satunya untuk memudahkan masyarakat melihat dan membeli rumah dengan aplikasi bagi SIKASEP dan Sikumbang untuk aplikasi bagi Developer/pengenbang. Hanya saja, kebijakan ini menjadi kendala utama bagi konsumen, apalagi para pengembang khususnya KPR rumah subsidi program pemerintah.

BACA JUGA...  Tantawi Komit Perjuangkan Guru Honorer Madrasah Swasta 

Baca Juga :

Roti Bakar dan Kebab khas The Mandor 04 Kota Langsa

Zawir Emas Raih Juara Umum I Diajang Kontes Batu Aceh II

“Oleh karena itu, DPD APERSI selaku asosiasi para pengembang berharap, agar penggunaan aplikasi SIKASEP dan Sikumbang tidak dipaksakan untuk digunakan, karena bisa mempengaruhi penyerapan atau penyaluran KPR bagi masyarakat jika terjadi kesalahan input data, dan akan memperpanjang waktu proses seleksi calon konsumen jika terjadi perubahan data serta penolakan proses bahan KPR maka harus menunggu cukup lama untuk input data kembali,” imbuh Ketua DPD APERSI Aceh Afwal Winardy.

“Berdasarkan hal tersebut, kami para pengembang terus terasa berat dalam menjalankan bisnis. Sebenarnya kami pengembang sangat berharap kepada pemerintah Aceh melalui bapak Ir Nova Iriansyah dapat membantu serta mempertimbangkan kami para developer, karena sektor perumahan juga turut berkontribusi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Aceh,” pungkasnya.

BACA JUGA...  APBK Aceh Utara Tahun 2026 Defisit Rp. 23 M, Bupati: Tetap Fokus 7 Prioritas Pembangunan 

Baca Juga :

Sinergi KKKS, Medco E&P Transfer Aset ke Pertamina EP

Kontes Batu Aceh Kembali Digelar di ATA Coffee

Pemerintah pusat telah mengeluarkan PP No. 64 tahun 2016 dan bisa diterapkan didaerah tentang kemudahan dalam Perizinan menyangkut rumah bersubsidi, walaupun pemerintah Aceh juga membangun rumah dhuafa untuk masyarakat Aceh melalui dana daerah.

“Besar harapan kami agar masyarakat benar benar bisa memiliki rumah yang layak huni supaya bisa menciptakan keluarga sakinah dan menciptakan generasi sumber daya manusia yang handal bagi negara nantinya,” pinta Afwal Winardy. (AF)

Berita Terkait

Tempat Tambatan KM Dangkal, Mahmud:  Sawang Dianaktirikan 
Ayah Wa Temui Gubernur URI Bahas Sekolah Garuda
Masyarakat Gayo Dorong Pemekaran ALA
Dukung UMKM, Bank Aceh Terima Apresiasi ILO
Kepala Dinas PUPR Aceh Selatan Tanggapi Pemberitaan 
TNI Bangun Jembatan di Gampong Lawe Buluh Didi
Secara Aklamasi, M. Yusuf M. Amin Pimpin PGRI PC TJA 
Rembuk Stunting, Desa Kumbang Siapkan Program Prioritas 2027

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 17:27 WIB

Tempat Tambatan KM Dangkal, Mahmud:  Sawang Dianaktirikan 

Jumat, 16 Oktober 2026 - 18:24 WIB

Ayah Wa Temui Gubernur URI Bahas Sekolah Garuda

Kamis, 15 Oktober 2026 - 21:46 WIB

Masyarakat Gayo Dorong Pemekaran ALA

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:13 WIB

Dukung UMKM, Bank Aceh Terima Apresiasi ILO

Rabu, 14 Oktober 2026 - 22:57 WIB

Kepala Dinas PUPR Aceh Selatan Tanggapi Pemberitaan 

Berita Terbaru

NANGGROE

Proyek Pujasera Sabang Senilai Rp 1,3 Miliar Jadi Sorotan

Minggu, 18 Okt 2026 - 20:44 WIB

RAGAM BERITA

DPW Pendawa Sumut Gelar Silaturahmi

Minggu, 18 Okt 2026 - 19:38 WIB