Menurutnya, hingga saat ini sebagian infrastruktur masih dalam proses rehabilitasi sehingga aktivitas masyarakat belum sepenuhnya pulih.
Balai Desa yang akan dibangun diharapkan menjadi salah satu simpul pelayanan publik yang mampu mendukung percepatan pemulihan masyarakat.
Selain difungsikan sebagai pusat layanan kesehatan, bangunan itu juga akan menjadi ruang musyawarah, pelatihan masyarakat, pemberdayaan ekonomi, kegiatan sosial, hingga pusat koordinasi kebencanaan di tingkat desa.
Muktarrudin menilai kerja sama tersebut tidak hanya menghadirkan sebuah bangunan fisik, tetapi juga memperkuat nilai gotong royong antara lembaga sosial, insan pers, dan masyarakat dalam membangun kembali kehidupan warga yang terdampak bencana.
Rangkaian penandatanganan PKS diakhiri dengan silaturahmi dan makan siang bersama jajaran Yayasan Pikiran Rakyat, SPS Aceh, MEDIA ACEH, para saksi, serta karyawan Pikiran Rakyat di kawasan Jalan Braga, Kota Bandung.
Pertemuan itu menjadi momentum lahirnya sinergi baru yang diharapkan dapat melahirkan berbagai program kemanusiaan berkelanjutan bagi masyarakat Aceh, khususnya Kabupaten Aceh Tamiang.
Pelayanan Kembali Berjalan
BAGI masyarakat Aceh Tamiang, Balai Desa yang akan dibangun bukan sekadar gedung dua lantai.




