Aktor Utama Money Politik Tak Tersentuh Hukum, GAMB Gelar Aksi Unjuk Rasa

Unjuk rasa GAMB.

“Untuk itu kami minta atensi Bawaslu RI dan Kapolri untuk melakukan pendampingan khusus terhadap kecurangan pada Pilkada Bireuen,”kata Tuih.

Sementara Itu, Fadhil Juang dalam orasi meminta DPRK Bireuen mengawal sejumlah kecurangan yang dilakukan oleh salah satu Paslon Bupati dan Wakil Bupati Bireuen untuk meraih kemenangan.

Seharusnya kata Fadhil kecurangan tersebut tak mesti dilakukan karena seluruh Calon Bupati dan Wakil Bupati Bireuen sudah menandatangani pakta integritas supaya tidak berbuat curang, seperti money politik.

BACA JUGA...  Muzakir Manaf: Inggris Dan Singapura Siap Bantu Aceh Bila PA Menang

Aksi unjuk rasa Gerakan Aliansi Masyarakat Bireuen menolak money politik mendapat pengawal ketat dari pihak kepolisian Polres Bireuen. Setelah menyampaikan orasi selanjutnya perwakilan GAMB menyerahkan petisi kepada anggota DPRK Bireuen. Namun petisi tersebut hanya diterima oleh Wakil Ketua DPRK Bireuen dan anggotanya, Sementara Ketua DPRK Bireuen Juniadi tak mau menerima perwakilan masyarakat yang melakukan aksi unjuk rasa.

BACA JUGA...  Tim Hukum HAMAS Ajak Tim Pemenangan Bijak dan Beretika Gunakan Medsos

Timses Paslon Bupati Bireuen Mukhlis-Razuardi Membangun Frame Sesat

Ditemui terpisah, Perwakilan GAMB menolak money politik, Tuih Alkhair menyebutkan rasa ketakutan tim Paslon Bupati dan Wakil Bupati Bireuen Mukhlis-Razuardi dengan membangun Frame sesat melalui media. Seolah-olah mereka yang melakukan aksi ini adalah orang yang kecewa. “Aksi yang kami lakukan ini sebagai bentuk menyelamatkan demokrasi di Bireuen. Jangan sampai Bireuen dicap kota 100 ribu. Raihlah kekuasaan dengan cara-cara yang sehat,”kata Tuih.