Aktivis Mahasiwa Kirim Surat ke KPK Terkait Kejanggalan di Kampus

Rabu, 15 Januari 2020

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Banda Aceh (MA) – Terkait kejanggalan yang terdapat di salah satu Universitas ternama dan berstatus negeri di Aceh, aktivis mahasiswa Sulthan Alfaraby secara resmi melayangkan surat laporan ke Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia (KPK RI), melalui surat elektronik dan jasa ekspedisi, Rabu (15/01/2020).

Alfaraby membenarkan bahwa surat tersebut dilayangkan akibat pihaknya merasa banyak kejanggalan serta ada laporan dari para mahasiswa dalam mengadvokasi berbagai permasalahan di salah satu universitas di Aceh, tetapi nama kampus yang dimaksud tidak bisa beliau beberkan sekarang karena sedang menunggu pihak KPK RI untuk memproses lebih lanjut.

“Benar surat telah dikirim. Setiap universitas pasti ada masalah, tapi ini masalahnya sudah terlalu besar. Salah satunya hal ini menyangkut tentang Uang Kuliah Tunggal (UKT) yang mahal dan tidak sebanding dengan apa yang didapatkan, seperti fasilitas tidak memadai dan hak-hak mahasiswa lainnya. Bukan sekali atau dua kali ini, tapi berkali-kali sudah pernah dan bosan untuk disampaikan bahwa hak-hak mahasiswa harus direalisasikan. Kasihan juga yang orang tuanya kerja banting tulang, anaknya malah dikerjain di universitas, apalagi statusnya negeri. Jahat gak? “, tulis Sutan Alfaraby dalam rilisnya yang dikirm ke Media ini Rabu (15/01/20).

BACA JUGA...  Ada Apa dengan Taman Budaya Sabang? BPJS Kesehatan Dipertanyakan

Sutan Alfaraby menerangkan, bahwa dirinya telah melaporkan salah satu nama universitas itu dinilai ada yang janggal dan tidak seharusnya dibiarkan, seperti fasilitas tidak memadai, indikasi KKN, serta banyak masalah-masalah lainnya.

Hal ini dilakukan agar KPK RI bisa melakukan pendataan dan pemeriksaan secepatnya terhadap universitas yang tercantum dalam surat laporan yang berjumlah 2 lembar halaman.

BACA JUGA...  Menjaga Jantung Negeri; Gerakan Pengendalian Penyakit Prioritas di Aceh Tamiang

“Mohon maaf nama (Kampus) tidak boleh dipublikasi dahulu, karena biarkan saja KPK RI yang menanggapi laporan tersebut. Kami tidak menuduh, tapi kami merasa banyaknya kejanggalan terkait fasilitas dan juga masalah dari beberapa pimpinan kampus serta masalah-masalah lainnya. Hal ini dilakukan supaya kampus terbebas dari yang namanya indikasi kolusi, korupsi dan nepotisme serta hal merugikan lainnya. Kami cinta kampus kami dan tidak akan kami biarkan kampus dikotori,” tulisnya.

Dia berharap, agar seluruh Kampus jangan menjadikan instansi pendidikan sebagai ladang uang serta harus menghargai para mahasiswa. Karena menurutnya, jika tanpa mahasiswa maka kampus tidak akan pernah menjadi sukses dan dikenal.

BACA JUGA...  Selama 14 Hari, Polres Abdya Laksanakan Operasi Zebra Rencong

“Rata-rata ada yang bayar UKT mahal tiap semester, tapi fasilitasnya sangatlah tidak layak. Saya jadi bingung, itu kampus atau bagaimana, niat atau tidak berdiri sebagai universitas, siapkah untuk maju. Harusnya kampus, apalagi yang berstatus negeri, haruslah menghargai dan memenuhi hak mahasiswa. Tanpa mahasiswa yang berkontribusi dan membayar uang kuliah, maka kampus tidak akan pernah sukses dan hebat. Janganlah instansi pendidikan dijadikan juga sebagai ladang keuangan keluarga dan ladang permainan politik kotor. Saya berharap hal ini bisa segera tertuntaskan”, tutupnya.(R).

Berita Terkait

PTGMI Aceh Selatan Reorganisasi Kepengurusan, Kuatkan Profesionalisme dan Integritas
PWI dan GAPKI Gelar Workshop di Yogyakarta
Apel Kebangsaan di Bener Meriah; Merawat Persatuan dari Tanoh Gayo
Masyarakat Didorong Jadi Garda Terdepan dalam Jaga Laut
Kelas Berdaya, Mengenalkan Mitigasi Bencana Kepada Siswa SLBN
Ada Apa dengan Taman Budaya Sabang? BPJS Kesehatan Dipertanyakan
Korem 011 Semarakkan HUT ke-81 RI
Merah Putih di Muara, Tuntong Laut Pulang ke Rumahnya

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 17:09 WIB

PTGMI Aceh Selatan Reorganisasi Kepengurusan, Kuatkan Profesionalisme dan Integritas

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 14:37 WIB

PWI dan GAPKI Gelar Workshop di Yogyakarta

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:34 WIB

Apel Kebangsaan di Bener Meriah; Merawat Persatuan dari Tanoh Gayo

Selasa, 25 Agustus 2026 - 10:05 WIB

Masyarakat Didorong Jadi Garda Terdepan dalam Jaga Laut

Jumat, 21 Agustus 2026 - 11:40 WIB

Kelas Berdaya, Mengenalkan Mitigasi Bencana Kepada Siswa SLBN

Berita Terbaru

NANGGROE

KPEA Soroti Pergeseran Tradisi Pernikahan Aceh

Minggu, 30 Agu 2026 - 23:00 WIB

Saat anggota TNI memadamkan api hutan terbakar.

MILITER

TNI Padamkan Api 

Minggu, 30 Agu 2026 - 22:44 WIB

PEMERINTAHAN

Pemkab Aceh Barat Terima Penghargaan Serambi Award 2026

Minggu, 30 Agu 2026 - 17:35 WIB