Akhir Tahun 2023, Temung Institute Gelar Diskusi Sabtuan Ke- 15, Lima Caleg Dihadiri

Temung Institute hadiri lima Caleg pada acara Sabtuan Ke-15 akhir tahun.

Dikesempatan pertama, para finalis diberikan waktu bertanya kepada masing – masing Nara sumber, seperti tentang apa yang menjadi tujuannya bila terpilih, sang caleg dari mantan Reje itu pun menjawab pertanyaannya.

Pada intinya, kelima orang caleg yang tidak pernah duduk di lembaga legislatif ini menjawab tentang maksud dan tujuannya tidak ada lain untuk mewakili masyarakat dari dapilnya yang belum tersentuh oleh kebijakan pemerintah serta melalui bigrondnya selalu mantan Reje tentu ingin mencari solusi agar aturan yang dibuat oleh Bupati dan DPRK berpihak kepada rakyat yang notabenenya Reje kampung serta aparaturnya.

BACA JUGA...  H. Muzakir Manaf Lantikan Pengurus Kwarcab Pramuka Kota Sabang

Menyikapi tentang Qanun kopi dan para wisata serta potensi daerah lainnya yang perlu dilakukan pembenahan para caleg tersebut menyatakan kita tidak perlu muluk – muluk jika terpilih nantinya fungsi dewan yang melekat pasti akan dilaksanakan, seperti fungsi Bajeting, legislasi dan pengawasan atau kontroling.

Disinggung tentang hal pokir yang nantinya dilaksanakan, tentu bila dikerjakan oleh anggota dewan bagaimana melakukan pungsi pengawasan, maka pokir yang ada bukan semakin baik justru itu akan menimbulkan persoalan baru, utamanya dimasyarakat.

BACA JUGA...  KIP Bener Meriah Serahkan 35 Juta Donasi untuk Palestina Ke Pj Bupati 

Dalam hal ini, kelima mantan Reje ini, berpendapat seyogyanya pokok pikiran tersebut hadirnya dari masyarakat dan yang akan mengerjakannya pihak ketiga, tentu pihak ketiga dan dinasnya selalu petugas tehnik yang bertanggung jawab, kata mereka, sembari menyatakan itu tugas yang harus dilaksanakan nantinya, bila perlu pokok pikiran tersebut dituangkan dalam proposal yang nantinya akan diperjuangkan melalui anggota DPR Propinsi dan Pusat. “Tidak ada hal yang sulit jika kita mau,” kata Puasa salah seorang caleg dari Partai Golkar dapil Aceh Tengah II, itu.