Aceh Diharapkan Mampu Bersaing Dalam Bisnis Industri 4.0

Sabtu, 29 Februari 2020

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Banda Aceh (MA)- Menyongsong era digitalisasi sepeti saat ini, Pemerintah Aceh di harapkan mampu bersaing dalam bisnis industri 4.0. Hal itu mencuat dalam diskusi publik yang diadakan lembaga DNA Creative dengan tema “Aceh Dalam Pusaran Revolusi Industri 4.0” yang berlangsung di 3in1 Coffe, Banda Aceh, Sabtu 29 Februari 2020.

“Diskusi ini sebagai pemantik awal untuk generasi milenial Aceh agar akrab dengan industri 4.0 yang saat ini kita jalani,” ungkap Teuku Muzwari Irza selaku Inisiator diskusi.

Menurutnya, kegiatan ini sebagai bentuk kampanye kepada kaum milenial Aceh untuk mulai menyesuaikan diri dengan revolusi indsutri digital yang sedang digaungkan oleh dunia.

BACA JUGA...  Vice President GoTo dan Ketua ICCI: Adu Keyakinan Ekonomi Berdikari

“4.0 tidak semata-mata bicara bisnis startup, tapi mencakup semua lini. Sehingga, kita siap dan mampu bersaing secara global baik secara teknologi, ekonomi, maupun lainnya yang sarat nilai tawar,” tegasnya.

Diskusi tersebut, turut hadir sebagai narasumber Wiratmadinata mewakili Pemerintah Aceh, Ketua Komisi V DPR Aceh M Rizal Falevi Kirani, Haekal Afifa selaku Aktivis Kebudayaan serta Rahmat Hasbi sebagai member Inovator 4.0 Indonesia.

Salah satu narasumber, Wiratmadinata mengatakan, bahwa Pemerintah Aceh sedang menyiapkan diri secara intens untuk menyongsong revolusi industri 4.0 baik dari sisi pelayanan maupun kebijakan.

BACA JUGA...  Banjir Sistemik, Kacaukan Ekonomi Masyarakat 

“Pemerintah Aceh sudah mulai menyesuaikan dan menyiapkan diri untuk menyambut era industri 4.0, dan kita butuh semua pihak untuk bisa beriringan mendukung langkah-langkah ini,” ujar Juru Bicara Pemerintah Aceh.

Menurutnya, Aceh sebagai salah satu provinsi di ujung barat Sumatera sudah lebih dulu memulainya dengan integrasi data sebagai bagian dari perwujudan Aceh menjadi Smart Province ke depan.

“Kita sudah lama melakukan integrasi data (big data) yang terpusat disatu server sehingga akan lebih memudahkan pelayanan pemerintah,” ungkap Wira.

BACA JUGA...  Dukung Ekonomi Berbasis Kerakyatan, Bank Aceh Fokus Sektor Pertanian

Para peserta terlihat atunsias mengikuti diskusi publik tersebut, dan berharap agar wacana serta dialetika terkait industri 4.0 bisa terus dilaksanakan sebagai bentuk sosialisasi dan kampanye bagi generasi millenial Aceh.

“Seharusnya diskusi-diskusi seperti ini diperbanyak, agar kami sebagai generasi millenial lebih paham dampak positif dan negatif dari industrialisasi digital serta mampu keluar dan bersaing dengan tatanan global,” ujar Putri Lestari, salah satu Mahasiswi yang ikut hadir. (R)

Berita Terkait

APEL Adu Dugaan Maladministrasi ke Ombudsman
Belanja Naik, APBK Aceh Tengah Defisit
Rizwan Husein: Kopi Jadi Kekuatan KDMP
Wagub Aceh Dek Fadh dan Ketua DPRA Bahas Perubahan UUPA
Ayah Wa Tunjuk Barona Raja sebagai Ketua Penanganan ODGJ Aceh Utara
Tarmizi: Tidak ada Satu Pun Masyarakat di Pasung 
Terkait Biaya Pesta Rakyat, Begini Kata Jubir Pemkab Aceh Utara 
Irigasi Tertutup Lumpur, 1.900 Hektare Sawah Terancam 

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 17:32 WIB

APEL Adu Dugaan Maladministrasi ke Ombudsman

Senin, 14 September 2026 - 17:19 WIB

Belanja Naik, APBK Aceh Tengah Defisit

Senin, 14 September 2026 - 16:57 WIB

Rizwan Husein: Kopi Jadi Kekuatan KDMP

Senin, 14 September 2026 - 14:57 WIB

Wagub Aceh Dek Fadh dan Ketua DPRA Bahas Perubahan UUPA

Senin, 14 September 2026 - 11:36 WIB

Ayah Wa Tunjuk Barona Raja sebagai Ketua Penanganan ODGJ Aceh Utara

Berita Terbaru

PEMERINTAHAN

APEL Adu Dugaan Maladministrasi ke Ombudsman

Senin, 14 Sep 2026 - 17:32 WIB

Rapat pembahasan APBK di DPRK Aceh Tengah.

PEMERINTAHAN

Belanja Naik, APBK Aceh Tengah Defisit

Senin, 14 Sep 2026 - 17:19 WIB

Lepas sambut Kapolres Aceh Tengah.

RAGAM BERITA

Diiringi Pedang Pora, Taufiq Tinggalkan Gayo

Senin, 14 Sep 2026 - 17:05 WIB

Ketua Kopsen Baitul Qiradh Baburrayyan Rizwan Husein sedang sosialisasi cara Penguatan Jaringan Usaha bagi Koperasi Desa Merah Putih.

EKBIS

Rizwan Husein: Kopi Jadi Kekuatan KDMP

Senin, 14 Sep 2026 - 16:57 WIB