Abdya (ADC)- Aceh Besar dominasi Juara expo Ternak ke-10 Se-Aceh yang berlangsung di Abdya. Kepastian tersebut, diperoleh setelah dewan juri mengumumkan hasil pada acara penutupan yang dihadiri Plt Gubernur Aceh Ir. Nova Iriansyah, MT dan sejumlah kepala pemerintahan kabupaten/kota di Lapangan Pulau Kayu, Minggu 14 Juli 2019.
Dari 13 jenis perlombaan yang dipertandingkan, Aceh Besar meraih 8 kategori yaitu, Juara 1 Simental Kelompok Umur, Juara 1 Limousin Kelompok Umur, Juara 1 Sapi Jantan Aceh Bebas, Juara 2 Simental Bebas, Juara 2 Sapi Betina Aceh, Juara 3 Lomba Asah Terampil, Juara Harapan 1 Petugas Inseminasi Buatan (IB), dan Juara Harapan 1 Kelompok Ternak.
Hadiah bagi pemenang, diserahkan langsung oleh Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah kepada peternak Aceh Besar. Acara penutupan expo ternak yang dirangkai dengan Bulan Bhakti Peternakan se-Aceh, diikuti oleh 23 kabupaten/Kota dan sudah berlangsung sejak 10 Juli 2019.
Direktorat jenderal (Dirjen) Peternakan dan Kesehatan Hewan, Kementerian Pertanian Republik Indonesia yang diwakili oleh Direktur Pakan Ir. Sri Widayati, MA dalam sambutannya menyampaikan, pentingnya pakan baik kwantitas maupun kualitas untuk meningkatkan produktivitas ternak. Bulan bhakti peternakan, sebagai ajang menunjukkan kinerja pemerintah. Peningkatan populasi ternak harus dilakukan secara simultan dengan melibatkan stakeholder.
Selain itu, Sri juga mengatakan, larangan pemotongan sapi betina produktif sebagai contoh, merupakan salah satu upaya peningkatan populasi ternak telah dilakukan untuk mengantisipasi kebutuhan pangan. Demikian juga dengan Program Sapi Indukan Wajib Bunting, yang semuanya bermuara kepada peningkatan populasi ternak.
Sementara itu, Plt. Gubernur Aceh Nova Iriansyah pada acara penutupan menyampaikan harapannya kepada seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang membidangi fungsi peternakan, untuk terus meningkatkan kinerja dalam meningkatkan ketahanan pangan.
Pada kesempatan tersebut, Kepala dinas Pertanian dan Pertenakan Aceh Besar Dr. Ir. Azhar M.Sc yang turut didampingi Drh. Eva Fitriani Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan kepada Media mediaaceh.co.id menyampaikan kegembiraannya. Betapa tidak, Aceh Besar dari dulu sudah terkenal sebagai lumbung ternak di Provinsi Aceh.
“Even ini merupakan ajang bergengsi di mata kabupaten/kota. Namun demikian, keikutsertaan kita juga sebagai ajang edukasi bagi daerah lain bagaimana mengembangkan ternak baik secara tradisional maupun dengan sentuhan teknologi,” ungkap Azhar.
“Secara khusus, ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada peternak di Aceh Besar yang terus bersinergis dalam upaya peningkatan populasi ternak dengan berbagai teknologi,” tutup Dr. Ir. Azhar, M.Sc. (Ahmad Fadil/Tim)




