YARA Desak Penegak Hukum Usut Proyek di Distrik Navigasi Kelas II Sabang

Selasa, 3 April 2018

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Teuku Indra (Ist)

Teuku Indra (Ist)

SABANG (ADC)-Ketua Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) Kota Sabang, Teuku Indra meminta kepada aparat penegak hukum khususnya dari pihak kepolisian dan kejaksaan untuk segera memeriksa sejumlah proyek di kantor Distrik Navigasi Sabang yang dinilai penuh misteri. Permintaan tersebut disampaikan dalam rilis pers yang diterima redaksi mediaaceh.co.id, Senin, 2 April 2018.

“Kita harapkan kepada aparat penegak hukum untuk memantau proyek yang dibangun di pulau pulau terpencil,” harap Teuku Indra.

BACA JUGA...  Dinilai Gagal, YARA Tolak Bupati Oyon Kembali Berkuasa

Teuku Indra menilai, potensi pelanggaran hukum dalam pelaksanaan proyek di pulau yang jauh dari pantauan publik sangat besar sehingga diperlukan tim pemeriksaan khususnya dari jajaran aparat hukum.

“Apalagi selama ini ada beberapa kegiatan yang dilakukan di kepulauan-kepulauan yang sangat sulit dijangkau oleh tangan-tangan hukum,” ujarnya penuh tanda tanya.

Dia mencontohkan Pulau Beras dan pulau-pulau kecil lainnya, di mana di pulau tersebut menurut informasi banyak terdapat proyek yang dibiayai negara namun kesannya seperti tanpa pengawasan.

BACA JUGA...  Cetak Uang Palsu, Pemilik Warnet Terancam Penjara Seumur Hidup

“Kami menduga banyak kegiatan proyek di pulau-pulau kecil ini yang tidak sesuai dengan kontrak dikerjakannya,” sebutnya.

Hasil pantauan pihak YARA, selama kurun waktu 5 tahun terakhir ini, ada beberapa kegiatan yang dilakukan oleh Kantor Distrik Navigasi Sabang tanpa terpantau. Sebutnya, ada proyek fisik yang menelan biaya hingga 10 Miliar sekitar 3 tahun yang lalu juga diduga dibangun asal-asalan dan tidak memenuhi kualitas standart dan spek kontrak.

BACA JUGA...  YARA Surati KPK Pertanyakan Kelanjutan Pemeriksaan Anak Bupati Nagan Raya

“Oleh karena itu kami (YARA-red) meminta kepada aparat penegak hukum untuk turun ke lapangan memeriksa informasi dari masyarakat tentang pekerjaan tersebut, supaya kecurigaan-kecurigaan hilang,” pungkas pria yang akrab dipanggil Popon. (MU).

Berita Terkait

Diiringi Pedang Pora, Taufiq Tinggalkan Gayo
Bursa Ketum PWI Sumut 2026 Memanas
Polri dan Pimred Perkuat Perlindungan Wartawan
Anwar Tgk Rabo Pimpin PSI Aceh
Coffee Morning Kapolres Sabang, Media Diajak Perkuat Sinergitas
Penculikan Mahasiswa Terungkap, Polisi Amankan Senpi dan Pelaku
Tgk Agam Bantah Pukul ML, Siapkan Laporan Balik
PPAB GMNI USK: Merah dalam Ideologi, Tegas dalam Perjuangan, Membangun Kader yang Berpihak pada Rakyat
Tag :

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 17:05 WIB

Diiringi Pedang Pora, Taufiq Tinggalkan Gayo

Sabtu, 12 September 2026 - 19:42 WIB

Bursa Ketum PWI Sumut 2026 Memanas

Jumat, 11 September 2026 - 19:47 WIB

Polri dan Pimred Perkuat Perlindungan Wartawan

Jumat, 11 September 2026 - 19:43 WIB

Anwar Tgk Rabo Pimpin PSI Aceh

Jumat, 11 September 2026 - 17:14 WIB

Coffee Morning Kapolres Sabang, Media Diajak Perkuat Sinergitas

Berita Terbaru

PEMERINTAHAN

Tantawi Komit Perjuangkan Guru Honorer Madrasah Swasta 

Selasa, 15 Sep 2026 - 13:10 WIB

PEMERINTAHAN

APEL Adu Dugaan Maladministrasi ke Ombudsman

Senin, 14 Sep 2026 - 17:32 WIB

Rapat pembahasan APBK di DPRK Aceh Tengah.

PEMERINTAHAN

Belanja Naik, APBK Aceh Tengah Defisit

Senin, 14 Sep 2026 - 17:19 WIB

Lepas sambut Kapolres Aceh Tengah.

RAGAM BERITA

Diiringi Pedang Pora, Taufiq Tinggalkan Gayo

Senin, 14 Sep 2026 - 17:05 WIB