Temuan BPK Proyek Tanggul Sabang Belum Tuntas, Warga Desak APH Bertindak

Sabtu, 25 Juli 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Lokasi proyek tanggul penahan ombak

Lokasi proyek tanggul penahan ombak

SABANG | Mediaaceh.co.id – Dugaan kelebihan pembayaran pada proyek pembangunan tanggul pemecah ombak di Pantai Reuteuk, Gampong Anoi Itam, Kecamatan Sukajaya, Kota Sabang, kembali menjadi sorotan publik. Berdasarkan informasi yang dihimpun, dana yang seharusnya dikembalikan oleh pihak rekanan kepada Pemerintah Kota (Pemko) Sabang disebut baru terealisasi sekitar Rp45 juta dari total temuan sebesar Rp606,5 juta.

BACA JUGA...  Nova Iriansyah : Kita Akan Bantu Biaya Renovasi Asrama Aceh di Yogyakarta 

Dengan demikian, masih terdapat lebih dari Rp500 juta yang disebut belum dikembalikan ke kas daerah. Kondisi tersebut memunculkan harapan masyarakat agar Aparat Penegak Hukum (APH) menindaklanjuti persoalan tersebut sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Proyek pembangunan tanggul pemecah ombak tersebut dibiayai melalui anggaran Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sabang Tahun Anggaran 2023. Berdasarkan dokumen yang diperoleh, proyek tersebut awalnya bernilai kontrak sekitar Rp9,98 miliar dan mengalami dua kali adendum hingga nilai kontraknya menjadi sekitar Rp10,9 miliar.

BACA JUGA...  Terkait Polisi Police Line Pembangunan Gedung Pelayanan BKP Semarang, Plt Kepala BKP Kelas I Bakal Somasi Oknum Krimsus Polda Jateng

Pekerjaan dilaksanakan oleh PT APP dan berdasarkan laporan pelaksanaan dinyatakan selesai pada 22 Desember 2023, sebelum dilakukan pembayaran kepada penyedia jasa.

Namun, berdasarkan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Aceh, hasil pemeriksaan fisik yang dilakukan pada 24 Februari 2024 bersama unsur BPBD, Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK), konsultan pengawas, Inspektorat, serta tim pengujian mutu beton dari Laboratorium Konstruksi dan Bahan Bangunan Universitas Syiah Kuala menemukan adanya sejumlah ketidaksesuaian volume pekerjaan.

BACA JUGA...  Pilih Kasih, Ratusan Warga Pijay Kecewa Tak Kebagian Uang Meugang

Berita Terkait

Teuku Iskandar Nahkodai ORARI Bener Meriah
Motor Kurir SPX Dicuri, DS Diamankan Polisi
Dua Bulan Terakhir, Polres Aceh Tengah Berhasil Bongkar 13 Kasus Narkotika dan Amankan 22 Tersangka
Bella Olivia dan Fahdi Menikah, Perpaduan Adat Jawa-Mandailing Warnai Pesta Anto Genk
Medco E&P dan BPMA Edukasi 33 Wartawan Aceh Timur
Firdaus Diberhentikan dari Anggota PWI
Mangan Murum di Quba, Wagub Aceh Serukan Kebersamaan
Ratusan Personel Disiagakan dalam Operasi Patuh di Aceh Selatan 

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 17:51 WIB

Teuku Iskandar Nahkodai ORARI Bener Meriah

Minggu, 1 November 2026 - 17:38 WIB

Motor Kurir SPX Dicuri, DS Diamankan Polisi

Minggu, 1 November 2026 - 12:29 WIB

Dua Bulan Terakhir, Polres Aceh Tengah Berhasil Bongkar 13 Kasus Narkotika dan Amankan 22 Tersangka

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 12:18 WIB

Bella Olivia dan Fahdi Menikah, Perpaduan Adat Jawa-Mandailing Warnai Pesta Anto Genk

Jumat, 30 Oktober 2026 - 21:30 WIB

Medco E&P dan BPMA Edukasi 33 Wartawan Aceh Timur

Berita Terbaru

RAGAM BERITA

Teuku Iskandar Nahkodai ORARI Bener Meriah

Minggu, 1 Nov 2026 - 17:51 WIB

Saat DS diamankan di Mapolsek Tanah Jambo Aye oleh aparat kepolisian.

HUKOM

Motor Kurir SPX Dicuri, DS Diamankan Polisi

Minggu, 1 Nov 2026 - 17:38 WIB

OLAHRAGA

Fachrurrazi Ditetapkan Sebagai Ketua KSMI Kota Langsa 

Minggu, 1 Nov 2026 - 11:26 WIB