Dari Ujung Barat Negeri, SIGAP Luncurkan Semangat Persatuan Menuju Indonesia Maju

BANDA ACEH | MA — Gerakan relawan Solidaritas Indonesia untuk Gibran Presiden (SIGAP) segera dideklarasikan di kawasan Titik Nol Kilometer Indonesia, Sabang. Lokasi ini dipilih sebagai simbol dimulainya semangat kebangsaan dan persatuan dari ujung paling barat wilayah Nusantara.

Inisiator SIGAP, Sulaiman Manaf yang akrab disapa Bos Manyak, menyatakan bahwa pemilihan Sabang memiliki makna filosofis yang sangat mendalam. Menurutnya, Titik Nol Kilometer Indonesia bukan sekadar penanda batas wilayah, melainkan lambang persatuan seluruh elemen bangsa sekaligus titik awal untuk membangun optimisme menuju masa depan yang lebih baik.

BACA JUGA...  Masyarakat Mengaya Bintang Dukung Paslon BERIMAN di Pilkada 

“Kami sengaja memulai gerakan ini dari Titik Nol Indonesia di Sabang. Dari sini, kami ingin mengajak seluruh anak bangsa tanpa memandang latar belakang untuk bersatu, bergotong royong, dan menatap masa depan Indonesia dengan keyakinan penuh,” ujar Bos Manyak, Kamis (25/6)

Ia menegaskan, SIGAP hadir sebagai wadah kebersamaan yang terbuka bagi seluruh lapisan masyarakat. Gerakan ini menyatukan mereka yang memiliki semangat sama untuk mendukung terwujudnya kepemimpinan nasional yang kuat, inovatif, serta selalu berpihak dan dekat dengan kebutuhan rakyat.

BACA JUGA...  Diskop UKM Aceh Gelar Bimtek Kepada Pengusaha Kecil dan Menengah

Nantinya, deklarasi SIGAP akan dihadiri oleh para relawan, tokoh masyarakat, pemuda, serta berbagai elemen bangsa yang datang dari Aceh maupun daerah lain di seluruh Indonesia. Selain menjadi ajang konsolidasi kekuatan, momen ini diharapkan dapat memperkuat kembali semangat persatuan dan kesatuan bangsa.