JAKARTA | MA — Sekjen Matahukum, Mukhsin Nasir, kembali melontarkan kritik yang sangat tajam dan pedas terhadap pernyataan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana.
Kali ini sorotan tajam ditujukan terkait pernyataan Dadan yang menyandingkan kualitas gizi anak dengan latar belakang pendidikan orang tua. Pernyataan tersebut dinilai sangat melukai hati, tidak logis, dan menunjukkan ketidakpekaan seorang pejabat negara.
Soroti Pernyataan Kepala BGN
Diketahui, dalam sejumlah kesempatan, Kepala BGN Dadan Hindayana sempat menyinggung bahwa rendahnya pengetahuan gizi dan pola asuh dikaitkan dengan tingkat pendidikan orang tua murid. Hal ini yang kemudian menjadi sorotan tajam dan dinilai sebagai pemikiran yang sesat serta merendahkan martabat rakyat.
Banyak Anak Petani Sukses, Buktikan Pendidikan Bukan Penentu
Mukhsin Nasir menegaskan dengan tegas bahwa tidak ada kaitan sama sekali antara ijazah orang tua dengan kualitas gizi anak.
“Lihat realita di lapangan! Banyak orang sukses besar lahir dari keluarga petani, dari keluarga yang ekonominya terbatas, bahkan makan sehari-hari pun pas-pasan. Tapi anaknya bisa sukses luar biasa! Itu bukti nyata bahwa latar belakang pendidikan orang tua tidak ada hubungannya dengan kesuksesan atau gizi anak,” kata Mukhsin Nasir lewat pernyataanya, Minggu (3/5/2026)




