Ini Jumlah Kerusakan Lahan Masyarakat Akibat Bencana di Bener Meriah 

Jumat, 9 Januari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi lahan kopi masyarakat rusak akibat bencana banjir dan longsor di Bener Meriah.

Kondisi lahan kopi masyarakat rusak akibat bencana banjir dan longsor di Bener Meriah.

BENER MERIAH | MA — Bencana banjir bandang yang melanda Kabupaten Bener Meriah menimbulkan dampak besar terhadap sektor pertanian, hingga infrastruktur. Data diperoleh Pos Komando Penanganan Bencana Aceh, menyebutkan, kerusakan terparah terjadi pada kebun kopi dengan luas terdampak mencapai 445,583 hektar (Ha).

Juru Bicara Pos Komando Penanganan Bencana Aceh, Murthalamuddin, mengatakan kebun kopi menjadi sektor paling terdampak karena sebagian besar wilayah Bener Meriah merupakan sentral produksi kopi Gayo. “Kerusakan kebun kopi tersebar di delapan kecamatan,” ungkap Murthalamuddin, pada media, Jum’at, (9/1).

BACA JUGA...  Ayah Wa: Bantuan Logistik Sudah Kita Salurkan Ke Setiap Kecamatan di Aceh Utara

“Kerusakan kebun kopi cukup mendominasi dampak bencana hidrometeorologi di Bener Meriah. Ini sangat berpengaruh terhadap mata pencaharian masyarakat,”ujarnya.

Ia menyebutkan, kerusakan kebun kopi terbesar berada di Kecamatan Bukit seluas 198,179 Ha, Mesidah 122,147 Ha, Wih Pesam: 76,700 Ha, Permata: 36,650 Ha, Gajah Putih: 8,469 Ha, Bener Kelipah, 1,750 Ha, Bandar: 1,563 Ha, dan Timang Gajah: 0,125 Ha.

BACA JUGA...  Organisasi Partai Demokrat Salurkan Bantuan ke NTT

Sementara di Pintu Rime Gayo dan Syiah Utama tidak ada kebun kopi terdampak, katanya.

Selain kopi, katanya, bencana juga mengakibatkan kerusakan lahan pertanian lainnya. Tercatat sawah rusak seluas 68,732 Ha, perkebunan 214,270 Ha di Kecamatan Syiah Utama, serta kolam masyarakat 2,505 Ha. Secara keseluruhan, total kerusakan lahan mencapai 731,089 Ha.

BACA JUGA...  ‎Petugas Ditambah, Api Belum Berhasil Dijinakkan 

Berita Terkait

Firmandez dan Humam Hamid Bangun Saudagar Aceh di Gayo
Tim Pengacara Desak Poltekpel Buka Fakta Kematian Rasya
Ayah Wa Minta Penegak Hukum Usut Tuntas Kematian Mahasiswa Poltekpel Malahayati Aceh 
Sengketa Lahan Bumi Flora Kembali Memanas
Posko PT Atakana Rusak, Sengketa Agraria Diminta Tempuh Jalur Hukum
Banjir Terus Mengancam
Upah Belum Dibayar, Pekerja: Kami Kekantor Tapi Tidak Ditanggapi 
PSI Aceh: Jangan Viralkan Identitas Anak di Ruang Digital

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 18:54 WIB

Firmandez dan Humam Hamid Bangun Saudagar Aceh di Gayo

Kamis, 1 Oktober 2026 - 07:55 WIB

Tim Pengacara Desak Poltekpel Buka Fakta Kematian Rasya

Rabu, 30 September 2026 - 13:13 WIB

Ayah Wa Minta Penegak Hukum Usut Tuntas Kematian Mahasiswa Poltekpel Malahayati Aceh 

Selasa, 29 September 2026 - 17:49 WIB

Sengketa Lahan Bumi Flora Kembali Memanas

Minggu, 27 September 2026 - 20:00 WIB

Posko PT Atakana Rusak, Sengketa Agraria Diminta Tempuh Jalur Hukum

Berita Terbaru

Dandim 0107/Asel Letkol (Inf) Andrino    menyerahkan bantuan kepada 40 warga Sawang yang tidak mampu.(Foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

MILITER

TNI Hadir Untuk Warga Kurang Mampu

Sabtu, 3 Okt 2026 - 19:07 WIB

NANGGROE

Maulid PWI Aceh, Masrul Aidi Serukan Qanun Anak Yatim

Sabtu, 3 Okt 2026 - 12:15 WIB