ACEH UTARA | MA — Bupati Aceh Utara, H. Ismail A. Jalil, SE., MM (Ayah Wa), turun langsung ke lapangan memimpin proses distribusi bantuan logistik bagi para pengungsi yang terdampak bencana banjir dan longsor besar yang melanda sejumlah kawasan di Aceh Utara.
Bencana alam ini disebut sebagai salah satu yang terparah dalam beberapa tahun terakhir, dengan ribuan warga terpaksa mengungsi dan puluhan desa terendam banjir.
Menurut laporan resmi, banjir meluas akibat hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut selama lima hari berturut-turut, diperparah dengan jebolnya beberapa tanggul sungai besar seperti Krueng Pase, Krueng Peutou, Krueng Langkahan, Krueng Keureuto, Krueng Ajo, Krueng Nisam, Krueng Jambo Aye, dan Krueng Sawang. Luapan air yang tak terbendung menyebabkan akses ke sejumlah desa terputus, membuat warga semakin membutuhkan bantuan cepat dari pemerintah.
Melalui juru bicara Bupati Aceh Utara, Muntasir Ramli, Ayah Wa menyampaikan bahwa pemerintah daerah telah mengerahkan seluruh personel dan peralatan untuk memastikan proses evakuasi dan penyaluran bantuan berjalan lancar. “Kita fokus selamatkan nyawa dan pastikan logistik sampai ke warga,” tegas Ayah Wa, Selasa (2/12).
Bupati menyebutkan bahwa berbagai unsur pemerintah seperti Basarnas, BPBD, Dinas Sosial, TNI–Polri, PMI, relawan kemanusiaan, para nelayan serta perangkat gampong ikut dikerahkan demi mempercepat penanganan. Distribusi logistik dilakukan ke berbagai titik pengungsian, baik yang berada di meunasah, sekolah, balai gampong, maupun lokasi pengungsian darurat yang dibentuk mendadak akibat kondisi yang memburuk.




