Sabang (ADC) —– Atlet delam berkaliber dunia asal negara Selandia Baru William Trubridge, ikut ambil bagian dalam kejuaraan Freediving Competition 2017 di Kota Sabang.
Kejuaraan Freedibing yang berhadiah total Rp 200 juta tersebut termasuk dalam rangkaian event Sail Sabang 2017. Kegiatan itu sendiri sudah berlangsung sejak tanggal 26 November dan akan berakhir 1 Desember 2017 di Teluk Balohan, Sabang.
“Pelaksanaan kejuaraan Freediving Competition diikuti 40 atlit dari berbagai negara, salah satunya yang ikut ambil bagian adalah atlit kelas dunia William Trubridge, asal negara Selandia Baru. Dia atlet diver pemegaran rekor dunia dengan memiliki catatan terbaiknya untuk Dynamic with Fins (DYN) mencapai kedalaman 237 meter,” kata Plt Kepala Dinas Pariwisata Sabang Ali Taufik Senin (27/11/17).
Dijelaskan, Freediving merupakan olahraga menyelam dengan cara menyelam hanya menggunakan satu nafas, tanpa bantuan alat.
Dan olahraga tersebut berbeda dengan Scuba Diving dimana wisatawan menyelam dengan menggunakan tambahan alat Scuba.
Total atlet ada 40 peserta dari berbagai negara yang ikut ambil bagian dalam kejuaraan ini diantaranya, berasal dari Singapura, Malaysia, Kolombia, Australia, Belanda, AS, UK, Selandia Baaru, Jepang, Belgia, Thailand dan China.
Dari puluhan atlet ini ada dua orang atlet diver pemegaran rekor dunia. Pertama adalah William Trubridge dari Selandia Baru dengan catatan terbaiknya adalah untuk Dynamic with Fins (DYN) mencapai 237 meter, Constant Weight Without Fins (CNF) 102 meter, Dynamic Without Fins (DNF) 187 meter, Costant Weight (CWT) 121 meter, Free Immersion (FIM) 124 meter dan Static Apnea (STA) 7 Menit 29 detik., jelas Alto nama sapaannya.
Lebih lanjut dikatakan atlet kedua pemegang rekor dunia yang hadir adalah Alexey Molchanov dari Federasi Rusia. Catatan terbaiknya adalah untuk Dynamic with Fins (DYN) mencapai 258 meter, Constant Weight Without Fins (CNF) 96 meter, Dynamic Without Fins (DNF) 195 meter, Costant Weight (CWT) 129 meter, Free Immersion (FIM) 124 meter dan Static Apnea (STA) 8 Menit 33 detik.
“Yang pasti pelaksanaan Sail Sabang 2017 benar-benar bakal menjadi atraksi wisata bahari kelas dunia. Selain ratusan yachter internasional, acara yang akan berlangsung pada 28 November hingga 2 Desember 2017 ini merupakan event internasional terbesar dari pelaksanaan Sail sebelumnya,”ujar Ali Taufik.
Kemudian tambah Alto, tidak hanya kejuaraan Freediving Competition ini saja, wisatawan khususnya para penggemar wisata bawah air juga dapat mengikuti Sabang Underwater Photo Contest 2017. Kompetisi ini mengajak para peserta untuk mengeksplorasi keindahan bawah laut Sabang, dalam lima kategori yang dilombakan.
Yakni Compact Wide Angle, Compact Macro, DSLR Wide Angle, DSLR Macro, People and Conservation serta Freediving UW Photo.
“Perlombaan Undwrwater Photo ini total hadiahnya juga mencapai Rp 200 juta.
Pihak panitia mendatangkan lima orang juri dari Internasional dan Nasional, siapa yang terbaik maka dialah juaranya,”imbuhnya. (jalal)




