Kapus Drien Jalo Meukek Klarifikasi Soal Tudingan Penyelewengan BOK

Minggu, 28 September 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Puskesmas Drien Jalo Meukek Aceh Selatan.(Foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

Puskesmas Drien Jalo Meukek Aceh Selatan.(Foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

TAPAKTUAN | MA — Kepala Puskesmas (Kapus) Drien Jalo, Kecamatan Meukek, Kabupaten Aceh memberikan klarifikasi soal  dana Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) di lembaga kesehatan dipimpinnya.

Selain itu, dia juga  membantah dengan tegas  atas tudingan yang menyatakan dirinya  menyelewengkan anggaran BOK.

“Tidak benar saya menyelewengkan anggaran BOK sehingga apa yang disampaikan dalam media tersebut tidak benar,” kata Kapus Drien Jalo Meukek Juita Kusuma kepada wartawan, Sabtu, (27/9/2025).

BACA JUGA...  RSUD-YA Tapaktuan Turun Tipe dari B ke C, Masih Layakkah untuk Rujukan

Menurutnya, tudingan itu fitnah dan ada semacam adu domba yang diciptakan oleh oknum dari Puskesmas Drien Jalo itu sendiri.

“Saya akan melaporkan persoalan ini ke pimpinan dan akan segera memanggil yang bersangkutan,” katanya.

Dijelaskan,  dana PMT untuk gizi buruk/gizi kurang senilai Rp 16.500 yang diberitakan sebelumnya itu, belum termasuk dalam pemotongan uang masak dan biaya operasional kader.

BACA JUGA...  Peduli Meunggamat, Besok Gelar Demonstrasi, Sutrisno: Pendemo Jangan Anarkis 

“Kita merealisasikan dana PMT itu sesuai dengan juknis Kementrian Kesehatan (Kemenkes) RI,” ujar Juita

Ia menambahkan, terkait realisasi dana PMT gizi buruk/gizi kurang langsung di terima sama pihak ketiga.

“Tidak seperti yang diberitakan sebelumnya,” katanya.

Tentang BOK yang digunakan untuk biaya administrasi seperti ATK diatur  di dalam juknis Kemenkes RI, dan menu PMT gizi kurang atau gizi buruk dalam pemberian 1 kali makanan pokok dan 6 kali kudapan (snack) serta kue tiga potong itu  masuk dalam menu kudapan (snack) sesuai yang tertuang di dalam juknis Kemenkes RI, demikian dijelaskan Juita.

BACA JUGA...  APBK 2024 Aceh Selatan Defisit Sekitar  Rp.61 Milyar

Berita Terkait

Longsor Teratasi, Jalur Menggamat – Kota Fajar Lancar 
Besok, 1000 Anak Yatim Disantuni Wagub Aceh di Masjid Besar Quba
Tim Itdam IM Periksa Pekerjaan  Jembatan Aramco di Aceh Selatan
Bank Aceh dan BI Provinsi Aceh Luncurkan Soundbox QRIS Dinamis
Kapolsek Tanah Jambo Aye Gelar Sosialisasi Perlinsos di Buket Jrat Manyang 
Haili Yoga: MPP Citra Pelayanan Daerah
HSN 2026, Aceh Tengah Gaungkan Perlindungan Santri
Kakankemenag Aceh Utara Apresiasi Ayah Wa Sukseskan HSN 2026

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 22:09 WIB

Longsor Teratasi, Jalur Menggamat – Kota Fajar Lancar 

Minggu, 25 Oktober 2026 - 17:46 WIB

Besok, 1000 Anak Yatim Disantuni Wagub Aceh di Masjid Besar Quba

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:19 WIB

Tim Itdam IM Periksa Pekerjaan  Jembatan Aramco di Aceh Selatan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:20 WIB

Bank Aceh dan BI Provinsi Aceh Luncurkan Soundbox QRIS Dinamis

Jumat, 23 Oktober 2026 - 22:24 WIB

Kapolsek Tanah Jambo Aye Gelar Sosialisasi Perlinsos di Buket Jrat Manyang 

Berita Terbaru

RAGAM BERITA

Bakal Calon Ketua PWI Aceh Muhammad Saman Lolos Verifikasi SC

Minggu, 25 Okt 2026 - 22:14 WIB

Wakil Bupati Asel H. Baital Mukadis bersama Dandim 0207/Asel Andrino Lubis memberikan motivasi kepada petugas agar penanganan longsor lebih cepat dan sempurna.(Foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

PEMERINTAHAN

Longsor Teratasi, Jalur Menggamat – Kota Fajar Lancar 

Minggu, 25 Okt 2026 - 22:09 WIB