Ambulans Puskesmas Kluet Utara Tidak Layak, Warga Minta Pemkab Segera Ganti

Senin, 8 September 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Mobil ambulans   Puskesmas Kotafajar Kluet Utara tidak layak lagi digunakan untuk operasional antar jemput pasien dari Kota Fajar-Tapaktuan dan sebaliknya.(Foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

Mobil ambulans Puskesmas Kotafajar Kluet Utara tidak layak lagi digunakan untuk operasional antar jemput pasien dari Kota Fajar-Tapaktuan dan sebaliknya.(Foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

TAPAKTUAN | MA Kondisi mobil ambulans milik Puskesmas Kluet Utara di Kota Fajar, Kabupaten Aceh Selatan, kembali menjadi sorotan publik. Ambulans yang selama ini digunakan untuk membawa pasien rujukan ke RSU dr. H. Yuliddin Away Tapaktuan dilaporkan sudah tidak layak lagi beroperasi karena sering mengalami kerusakan di jalan.

Keluhan tersebut disampaikan oleh salah seorang tokoh masyarakat Kluet Utara, Umar Abdi atau yang akrab disapa Dak Umar, pada Senin (8/9/2025). Melalui forum Kluet Raya yang dikutip mediaaceh.co.id, ia menegaskan bahwa kendaraan tersebut tidak lagi memenuhi standar sebagai ambulans.

BACA JUGA...  Mawardi Ali : Kelompok Aceh Besar Satu, Tidak Boleh Ada Kelompok Jantho atau Lambaro

“Mobil Puskesmas Kota Fajar tidak layak lagi karena sering rusak. Mohon perhatian Pemkab Aceh Selatan untuk segera menggantinya dengan ambulans yang lebih baik,” ujar Dak Umar, mantan politisi PDI-P itu.

Menurut keterangan sejumlah warga, kondisi darurat ini sudah berlangsung cukup lama. Namun, pihak Dinas Kesehatan Aceh Selatan dinilai belum merespons serius. Akibatnya, beberapa kali terjadi insiden di jalan ketika ambulans mogok saat mengantar pasien rujukan dari Puskesmas Kota Fajar ke RSU dr. H. Yuliddin Away Tapaktuan.

BACA JUGA...  Mukhlis Anwar Salurkan 528 Paket Pasar Murah 

Bahkan, insiden tersebut kerap memicu ketegangan antara keluarga pasien dan petugas medis. “Sempat terjadi perang mulut antara petugas dengan keluarga pasien karena kesal melihat kondisi ambulans yang mogok,” kata seorang warga Kota Fajar.

Berita Terkait

Puskesmas Tanah Jambo Aye Gelar CKG di 30 Gampong
DPMPTSP Pidie Jaya Gelar Bimtek LKPM
Isu Begal Pengaruhi Mobilitas Warga  di Aceh Selatan 
BPJS Kesehatan Dorong Layanan Jantung Berbasis Outcome
Hujan Lebat, Aceh Selatan Diterjang Banjir dan Longsor
Status Blang Padang, Wali Nanggroe Bersuara
Apache Dihentikan Pada Acara Penutupan Milad 800, Ayah Wa: Kita Hormati Syariat
Tantawi Komit Perjuangkan Guru Honorer Madrasah Swasta 

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 14:16 WIB

Puskesmas Tanah Jambo Aye Gelar CKG di 30 Gampong

Kamis, 17 September 2026 - 12:10 WIB

DPMPTSP Pidie Jaya Gelar Bimtek LKPM

Kamis, 17 September 2026 - 12:04 WIB

Isu Begal Pengaruhi Mobilitas Warga  di Aceh Selatan 

Kamis, 17 September 2026 - 11:53 WIB

BPJS Kesehatan Dorong Layanan Jantung Berbasis Outcome

Rabu, 16 September 2026 - 17:19 WIB

Status Blang Padang, Wali Nanggroe Bersuara

Berita Terbaru

Saat masyarakat di Tanah Jambo Aye CKG yang dilaksanakan oleh Pihak Puskesmas Tanah Jambo Aye, Aceh Utara.

KESEHATAN

Puskesmas Tanah Jambo Aye Gelar CKG di 30 Gampong

Kamis, 17 Sep 2026 - 14:16 WIB

PEMERINTAHAN

DPMPTSP Pidie Jaya Gelar Bimtek LKPM

Kamis, 17 Sep 2026 - 12:10 WIB

Direktur Utama BPJS Prihati Pujowaskito menyampaikan paparan tentang layanan jantung di   Cimahi, Kamis, (16/9/2026).(Foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

KESEHATAN

BPJS Kesehatan Dorong Layanan Jantung Berbasis Outcome

Kamis, 17 Sep 2026 - 11:53 WIB

FEATURE

Merawat Damai Dari Pidie Jaya

Rabu, 16 Sep 2026 - 21:30 WIB