Mahasiswa Trisakti Tantang Seruan Presiden Prabowo, Desak DPR Bentuk Tim Investigasi Dugaan Makar

Sabtu, 6 September 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA | MA Mahasiswa Universitas Trisakti menyuarakan tuntutan keras di Gedung DPR RI dengan mendesak dibentuknya tim investigasi independen atas isu dugaan makar yang sebelumnya disampaikan Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara. Mereka juga menuntut penghentian kriminalisasi sipil serta pembebasan mahasiswa Trisakti yang masih berstatus tersangka.

Dalam audiensi dengan pimpinan DPR RI, di antaranya Prof. Dr. Sufmi Dacso Ahmad, Saan Mustopa, dan Cucun Ahmad Syamsurijal, perwakilan mahasiswa yang tergabung dalam Kepresidenan Mahasiswa Universitas Trisakti, Keluarga Besar Mahasiswa Universitas Trisakti, Institut Transportasi dan Logistik (ITL) Trisakti, serta Satuan Gabungan (Satgab) Usakti, menyampaikan dua paket tuntutan. Pertama, “17+8 Tuntutan Rakyat” dan kedua, “17 Tuntutan Rakyat dalam 1 Minggu – 8 Tuntutan Rakyat dalam 1 Tahun.”

BACA JUGA...  Polda Aceh Gelar Buka Puasa Bersama TNI/Polri dan Forkopimda Aceh

“Trisakti ingin membuktikan sikap politik tegas dari Istana Negara melalui Presiden Prabowo Subianto untuk membentuk tim investigasi dugaan makar dan inisiator unjuk rasa anarkis. Mahasiswa tidak boleh digiring keluar dari nilai-nilai perjuangan mahasiswa,” tegas Ezar Nolan dalam pernyataan audiensi, Rabu (3/9).

Mahasiswa juga mengkritisi tindakan represif aparat dalam penanganan aksi unjuk rasa. Mereka menilai kekerasan yang terjadi di lapangan telah terdokumentasi dan seharusnya menjadi perhatian serius pemerintah dan DPR.

BACA JUGA...  DPD Forkab Aceh Timur Minta Polda Aceh Tuntaskan Kasus IF8

Berita Terkait

Ketua Umum SPS: AI Harus Jadi Pengungkit Bisnis Pers
Purbaya Mulai Mengimbangi Perhatian Publik terhadap Prabowo
Ngobras Bersama Kadiv Humas Polri, Isir: Percayalah, Masih Banyak Polisi Baik
Berkas Perkara PT GRS Dilimpahkan ke PN Serang
PWI Siap Gelar HPN 2027, Buka Ruang bagi Seluruh Konstituen Dewan Pers
Ketua PWNU Jawa Barat Dukung Komjen Pol Karyoto Jadi Kapolri
Ayah Wa: Pers Harus Tetap Dekat dengan Rakyat demi Demokrasi yang Kuat
Terima Pemred Award 2026, Nasir Djamil: Pers Harus Kembali Menjadi Suara Rakyat

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 11:10 WIB

Ketua Umum SPS: AI Harus Jadi Pengungkit Bisnis Pers

Selasa, 22 September 2026 - 18:30 WIB

Purbaya Mulai Mengimbangi Perhatian Publik terhadap Prabowo

Kamis, 10 September 2026 - 14:44 WIB

Ngobras Bersama Kadiv Humas Polri, Isir: Percayalah, Masih Banyak Polisi Baik

Sabtu, 5 September 2026 - 13:44 WIB

Berkas Perkara PT GRS Dilimpahkan ke PN Serang

Jumat, 4 September 2026 - 16:51 WIB

PWI Siap Gelar HPN 2027, Buka Ruang bagi Seluruh Konstituen Dewan Pers

Berita Terbaru

RAGAM BERITA

Anto Genk Apresiasi SPS Workshop Series: AI Jadi Peluang Baru

Rabu, 23 Sep 2026 - 23:39 WIB

Ketua PSI Provinsi Aceh, Anwar Tgk. Rabo.

PERISTIWA

PSI Aceh: Jangan Viralkan Identitas Anak di Ruang Digital

Rabu, 23 Sep 2026 - 23:34 WIB

KESEHATAN

Bank Aceh Sosialisasi IBC Ke Sekolah 

Rabu, 23 Sep 2026 - 22:58 WIB

NEWS FEATURE

SLCN Perkuat Kesiapsiagaan Nelayan Hadapi Cuaca

Rabu, 23 Sep 2026 - 17:46 WIB