Abu Salam: Juha Christensen Pembual, Pendusta, dan Menyembunyikan Fakta MoU Helsinki

Kamis, 28 Agustus 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Komite Peralihan Aceh (KPA) Luar Negeri, T. Emi Syamsyumi alias Abu Salam.

Ketua Komite Peralihan Aceh (KPA) Luar Negeri, T. Emi Syamsyumi alias Abu Salam.

BANDA ACEH | MA — Ketua Komite Peralihan Aceh (KPA) Luar Negeri, T. Emi Syamsyumi alias Abu Salam, angkat suara keras membantah pernyataan Mediator damai Helsinki, Juha Christensen, yang baru-baru ini mengulas kembali proses perundingan antara Gerakan Aceh Merdeka (GAM) dan Pemerintah Indonesia di kanal YouTube SagoeTV, pada,  Senin (18/8/2025).

Dalam wawancara tersebut, Juha menegaskan bahwa perdamaian Aceh lahir karena faktor “kelelahan perang” (war fatigue), serta menutup rapat-rapat kemungkinan kemerdekaan Aceh.

BACA JUGA...  Cabup Aceh Utara Ayah Wa Hadiri Maulid di Dayah Cut Nyak Dhien

Bahkan ia menyebut MoU Helsinki tidak pernah menyebut istilah self-government, melainkan hanya mengatur soal otonomi luas.

Namun, klaim itu langsung dibantah telak oleh Abu Salam.

“Juha itu pembual dan pendusta. Dokumen MoU Helsinki jelas-jelas menyebutkan self-government bagi Aceh. Ia sedang menutupi fakta sejarah dan memutarbalikkan isi kesepakatan,” tegas Abu Salam dalam keterangannya kepada media, Kamis (28/08/2025).

BACA JUGA...  Pemkab Aceh Besar Gelar Upacara Hari Santri

Abu Salam menegaskan, sejak awal perundingan Helsinki, poin krusial yang diperjuangkan GAM adalah pengakuan atas kewenangan Aceh dalam bentuk self-government.

Hal inilah, menurutnya, yang menjadi diferensiasi paling mendasar antara MoU Helsinki dengan format otonomi daerah biasa.

Berita Terkait

Polda Kaltim Ajak Insan Pers Sebarluaskan Informasi Kepolisian
Kabid Humas Polda Kaltim Ajak Masyarakat Dukung Penyebaran Informasi Kepolisian
Kandidat Ketua PWI Aceh NN Sesalkan Indikasi Pembunuhan Karakter 
Ketua PSI Persiber Indonesia Audiensi dengan Kadis Pendidikan Aceh
Tomas Asel Kritik Sikap Pengurus ABAS, Barsela atau Jadi Corong ALA
80 Tahun SPS, Nasir Djamil Kembali Masuk Daftar Penerima Penghargaan
Teuku Iskandar Nahkodai ORARI Bener Meriah
Bella Olivia dan Fahdi Menikah, Perpaduan Adat Jawa-Mandailing Warnai Pesta Anto Genk

Berita Terkait

Minggu, 8 November 2026 - 19:23 WIB

Polda Kaltim Ajak Insan Pers Sebarluaskan Informasi Kepolisian

Jumat, 6 November 2026 - 22:53 WIB

Kabid Humas Polda Kaltim Ajak Masyarakat Dukung Penyebaran Informasi Kepolisian

Kamis, 5 November 2026 - 20:13 WIB

Kandidat Ketua PWI Aceh NN Sesalkan Indikasi Pembunuhan Karakter 

Rabu, 4 November 2026 - 14:35 WIB

Ketua PSI Persiber Indonesia Audiensi dengan Kadis Pendidikan Aceh

Selasa, 3 November 2026 - 16:45 WIB

Tomas Asel Kritik Sikap Pengurus ABAS, Barsela atau Jadi Corong ALA

Berita Terbaru

RAGAM BERITA

Polda Kaltim Ajak Insan Pers Sebarluaskan Informasi Kepolisian

Minggu, 8 Nov 2026 - 19:23 WIB