ACEH UTARA| MA — Menyikapi kenaikan harga beras di pasaran, Kepala Subdivisi (Kasub) Bulog Lhokseumawe, Muhammad Iqbal, bersama Dinas Pertanian dan Pangan Aceh Utara serta Satgas Pangan Polres Aceh Utara, melakukan verifikasi terhadap sejumlah toko pengecer di dua pasar tradisional, yakni Pasar Impres Lhokseumawe, Pasar Lhoksukon dan Pasar Pantonlabu, Selasa (22/7/2025).
Kegiatan ini merupakan langkah awal untuk memastikan kesiapan toko-toko dalam menyalurkan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), yaitu beras pemerintah yang dijual sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) sebesar Rp13.100 per kilogram. “Verifikasi ini juga bertujuan untuk memastikan bahwa beras SPHP dapat tersalurkan secara tepat sasaran dan sesuai mekanisme yang berlaku,” ujar Putra Bireuen tersebut.
Muhammad Iqbal menjelaskan bahwa verifikasi dilakukan kepada calon mitra pengecer yang akan menjual beras SPHP kepada masyarakat. “Para pengecer ini nantinya akan membeli beras langsung dari Bulog untuk kemudian dijual kembali dengan harga sesuai HET yang telah ditetapkan pemerintah,” kata Iqbal.
“Kami rencanakan dalam minggu ini toko-toko pengecer yang telah diverifikasi akan mulai menebus beras SPHP ke Bulog dan langsung menjualnya kepada masyarakat,” katanya.




