ACEH UTARA | MA — Pengamat Irigasi Daerah Irigasi (DI) Jambo Aye Langkahan Ranting Panton Labu, Muhammad Hasan, SE, yang akrab disapa Peutua Syik melakukan inspeksi lapangan atas instruksi langsung dari Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Aceh Utara, Ir. Jafar, ST., M.S.M.
Inspeksi tersebut bertujuan untuk mendata dan mengevaluasi sejumlah titik saluran irigasi yang mengalami penyumbatan akibat sedimentasi serta kerusakan lainnya yang mengganggu distribusi air.
Dalam keterangannya Muhammad Hasan, pada media, Kamis, (29/5) mengungkapkan bahwa beberapa saluran irigasi di wilayah Kecamatan Tanah Jambo Aye dan Kecamatan Seunuddon telah menyempit akibat endapan lumpur dan tidak terpeliharanya badan tanggul. Bahkan, di beberapa titik, air meluap hingga melewati tanggul karena ketinggiannya yang rendah. Hal ini menyebabkan distribusi air ke sejumlah lahan pertanian menjadi tidak maksimal dan mengalami keterlambatan.
“Saluran-saluran yang ada ini sudah terlalu tua, bahkan ada yang dibangun sejak tahun 1988. Sudah selayaknya dilakukan rehabilitasi secara menyeluruh,” ujar Hasan.
Kepala Dinas PUPR Aceh Utara, Ir. Jafar, ST., M.S.M., menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen mendukung program ketahanan pangan nasional dan visi-misi Aceh Utara Bangkit untuk memberdayakan petani lokal. Oleh karena itu, ia menginstruksikan kepada seluruh petugas irigasi di lapangan, khususnya yang berada di wilayah kerja Ranting Panton Labu, untuk bekerja secara maksimal.




