Ijazah Palsu Marak di Aceh, Komisi X DPR RI: Kami Prihatin Dan Miris

Senin, 21 Agustus 2017

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi X DPR RI Marlinda Purnomo. (Foto: Dok. dpr.go)

Anggota Komisi X DPR RI Marlinda Purnomo. (Foto: Dok. dpr.go)

Banda Aceh (MEDIAACEH)-Anggota Komisi X DPR RI, Dr. Marlinda Irwanti Poernomo mengaku ikut prihatin dan miris dengan maraknya peredaran ijazah palsu di Aceh dan bahkan telah digunakan oleh pejabat publik, politik dan tokoh pemuda. Tanggapan tersebut disampaikannya melalui pesan singkat WhatsApp, Minggu, 20 Agustus 2017.

“Menanggapi pemberitaan tentang maraknya ijazah palsu di Aceh, sebagai anggota DPR,  Komisi X yang membidangi Pendidikan, Kebudayaan, Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda, Olahraga, Perpustakaan,  yang mitra kerja salah satunya adalah Menristekdikti, kami sangat prihatin dan miris,” ujarnya.

Menurut mantan “First Lady” Aceh ini, membanguan sektor pendidikan yang berkualitas sangat penting terutama di daerah bekas konflik dan bencana alam seperti Aceh. Selain itu, sektor pendidikan juga merupakan andalan bangsa ini menghadapi persaingan global yang makin ketat dan banyaknya persoalan yang membutuhkan sumber daya manusia yang handal untuk mengatasinya.

BACA JUGA...  Pekerjaan Pengerukan Alur Pelayaran Pelabuhan Kuala Langsa Jangan Merusak Lingkungan

“Karena dunia pendidikan seharusnya menjadi kekuatan di negeri ini untuk menyelesaikan berbagai permasalahan bangsa kita saat ini menjadi problem solving.(pemecah masalah-red),” kata Istri Abdullah Puteh, Gubernur Aceh periode 2000-2004 ini.

Politisi yang akrab disapa  “Bu Marlinda Puteh” ini, berharap, supaya pihak terkait dan penegak hukum serius mengusut serta menuntut para pelaku dan pengguna dengan hukuman maksimal sehingga aksi kejahatan ini dapat diberantas hingga ke akar-akarnya.

BACA JUGA...  Di Johor Baru, Aceh Siap Jadi Destinasi Wisata Halal Dunia

“Kami berharap dilakukan pengusutan secara komprehensif, pelaku dan pengguna harus ditindak secara tegas,” desak politisi Golkar ini.

Menurut mantan wartawan TVRI ini, para pelaku dan pengguna, ada kemungkinan belum mengetahui sanksi berat dan hukuman menggunakan ijazah palsu, oleh karena itu diperlukan gerakan secara masif mengusut tuntas persoalan ijazah palsu ini agar sistem pendidikan di Aceh  berkembang lebih baik dan menjadi kekuatan dalam pembagunan di Aceh.

“Dimulai  secara masif dari lingkungan pemda, PT, Ormas dan parpol di Aceh  apabila dilakukan secara masif dan hukum dilaksanakan dengan benar saya yakin pelaku dan pengguna akan sadar bahwa itu aksi kejahatan serius dan berbahaya,” tutupnya.

BACA JUGA...  Wakil Kepala BPKS Angkat Bicara Soal Ijazah Palsu: Tunggu Polda Aceh

Seperti diketahui, belum lama ini sempat ditemukan ratusan pengguna ijazah palsu oleh oknum PNS di Kabupaten Simeulue dan kasus tersebut hingga kini belum diketahui tindaklanjutnya, apakah diproses atau tidak. Selain itu, isu penggunaan ijazah palsu juga sempat menyeret nama ketua KNPI Aceh terpilih, Wahyu Saputra, meskipun dia membantah dengan tegas isu tersebut tidak benar. (MU)

 

Berita Terkait

Kapolsek Jagong Jeget Ajak Pelajar Jauhi Narkoba dan Bullying
Verdianto Iskandar Pimpin PB GABSI
WALHI: Selamatkan Bumi
Aceh Timur Tumbangkan Lhokseumawe di GSI Aceh 
KPK Usut Korupsi BPN
Direksi Bank Aceh Silaturahmi ke Kapolda
Isu Begal Pengaruhi Mobilitas Warga  di Aceh Selatan 
Muhammad Adam Pimpin IKA UIN Sultanah Nahrasiyah

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 17:21 WIB

Kapolsek Jagong Jeget Ajak Pelajar Jauhi Narkoba dan Bullying

Minggu, 20 September 2026 - 19:58 WIB

Verdianto Iskandar Pimpin PB GABSI

Minggu, 20 September 2026 - 19:44 WIB

WALHI: Selamatkan Bumi

Sabtu, 19 September 2026 - 21:49 WIB

Aceh Timur Tumbangkan Lhokseumawe di GSI Aceh 

Jumat, 18 September 2026 - 17:50 WIB

KPK Usut Korupsi BPN

Berita Terbaru

Ketua ODGJ Aceh Utara Barona Raja saat mendampingi penanganan ODGJ di Aceh Utara.

KESEHATAN

Barona: ODGJ Kita Tangani Berdasarkan Perintah Ayah Wa

Senin, 21 Sep 2026 - 15:10 WIB

Bupati Aceh Utara Ayah Wa.

PEMERINTAHAN

Ayah Wa Umumkan Penerima Bantuan Bencana Sebesar Rp328,456 M

Senin, 21 Sep 2026 - 12:29 WIB

Oplus_131072

RAGAM BERITA

Verdianto Iskandar Pimpin PB GABSI

Minggu, 20 Sep 2026 - 19:58 WIB