Wali Nanggroe, Mahkamah Agung, dan Mahkamah Syar’iyah Gelar Rapat Khusus di Kemendagri

Paduka Yang Mulia Aceh Tengku Malik Mahmud Al-Haythar foto bersama dengan pihak Kemendagri RI di Jakarta.

JAKARTA (MA) -– Dalam rangka finalisasi nomenklatur lembaga keistimewaan Aceh, Wali Nanggroe Aceh, Mahkamah Agung, dan Mahkamah Syar’iyah Aceh menggelar rapat khusus di Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) pada Selasa, 24 September 2024.

Rapat ini dipimpin langsung oleh Plh. Dirjen Bina Keuangan Daerah, Dr. Drs. Horas M. Panjaitan, M.Ec.Dev., serta turut dihadiri pejabat terkait dari Kemendagri, yaitu Kasubdit Wilayah Sumatera Direktorat Perencanaan Anggaran Daerah, Fernando H. Siagian, S.STP, M.Si., dan Kasubdit Dukungan Teknis Dit. 1, Muhammad Valiandra, SE, MAP.

BACA JUGA...  KIP Tetapkan Hasil Gubernur Terpilih, Ketua DPRA: Akan Kita Usul ke Presiden Melalui Mendagri

Dari pihak Wali Nanggroe Aceh, Paduka Yang Mulia (YM) Tengku Malik Mahmud Al-Haythar hadir bersama rombongannya, termasuk Mohammad Rafiq DPSA, MBA, DEA (Staf Khusus Wali Nanggroe Bidang Diplomasi dan Kerjasama Luar Negeri), serta T. Amral Ponda, SE (Kasubbag Program dan Perencanaan Keurukon Katibul Wali).

Keputusan Menteri Dalam Negeri.

Sementara itu, Mahkamah Agung diwakili oleh Kepala Biro Perencanaan, H. Sahwan, SH, MH., dan anggota timnya, Yudi Cahyadi, ST., serta Wahyu Dhimas Suparmasto, SH, MM. Dari Mahkamah Syar’iyah Aceh hadir Wakil Ketua, Dr. H. Basuni, SH, MH., serta Sekretaris, H. Hilman Lubis, SH, MH, yang juga menjadi inisiator penyusunan nomenklatur lembaga tersebut.