ACEH SINGKIL (MA) – Antusiasme masyarakat terhadap transportasi udara lintasan Singkil – Medan terus meningkat, demikian juga dengan minat akan rute Singkil – Banda Aceh.
Hal ini mengakibatkan Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil melalui Dinas Perhubungan (Dishub) mengambil langkah signifikan dengan mengajukan tambahan frekuensi penerbangan dan pembukaan rute baru.
Kepala Dinas Perhubungan Aceh Singkil, Syam’un, Selasa, (23/7) menyatakan bahwa permintaan ini didasari oleh peningkatan signifikan jumlah penumpang yang memanfaatkan Bandara Syekh Hamzah Fansuri, terutama untuk keperluan bisnis dan pariwisata di Aceh Singkil dan sekitarnya, termasuk Pulau Banyak.
“Kami optimis bahwa dengan tersedianya rute Singkil – Banda Aceh, masyarakat akan semakin terbantu dalam mengakses transportasi udara yang efisien dan nyaman,” ujarnya.
Pada saat ini, rute Singkil – Medan dan sebaliknya hanya tersedia 2 kali penerbangan dalam seminggu. Namun, dengan adanya persetujuan untuk tambahan jadwal, diharapkan dapat ditingkatkan menjadi 4 kali dalam seminggu dalam waktu dekat.
Sementara itu, rute Singkil – Banda Aceh akan mulai dioperasikan dengan frekuensi 2 kali penerbangan setiap minggunya.
Meskipun minat penumpang terus meningkat, tarif penerbangan untuk lintasan Singkil – Medan tetap stabil, dengan harga sebesar Rp. 271.000 per penumpang, sedangkan Medan – Singkil sebesar Rp. 381.000 per penumpang.





