Aliran Sering “Mencret” PLN Tapaktuan Disorot Warga 

Selasa, 21 Mei 2024

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kantor PLN Tapaktuan tampak di Jalan Syech Abdurrauf As-Singkili Tapaktuan.(poto/mediaaceh.co.id/Maslow Kluet).

Kantor PLN Tapaktuan tampak di Jalan Syech Abdurrauf As-Singkili Tapaktuan.(poto/mediaaceh.co.id/Maslow Kluet).

TAPAKTUAN (MA) — Akibat seringkali mati listrik di area Tapaktuan-Samadua Kabupaten Aceh Selatan, warga di sana sangat  geram terhadap hal tersebut.

Sehingga mereka menganalogikan Perusahaan Listrik Negara (PLN) Tapaktuan  sedang  diserang  penyakit “Mencret”.

Analogi itu, sepertinya sangat tepat ditabalkan kepada perusahaan negara penyedia listrik itu. Pasalnya, aliran listrik sering padam atau diduga dipadamkan oleh PLN Cabang Tapaktuan secara mendadak.

BACA JUGA...  Istana Bernilai Ratusan Miliar Diresmikan, Wali Nanggroe 'Pajoeh Apam'

Warga Tapaktuan-Samadua, mengeluhkan soal kondisi itu yang disebut sangat merugikan masyarakat baik terhadap kebutuhan rumah tangga maupun kebutuhan ekonomi.

Selain itu, khususnya,  para emak-emak kesal dan kecewa karena tidak bisa menggunakan alat elektronik seperti setrika, kulkas, dan kompor gas.

“Bisa-bisa kita gaduh dengan suami karena terlambat masak,” ungkap Ibuk Ainon (46).

BACA JUGA...  Ketua DPP FKPPA Kutuk Penggelaran Konser Pada Malam 1 Muharram di Aceh 

Matinya listrik di Tapaktuan-Samadua, sudah menjadi fenomena tersendiri yang dialami oleh pelanggan.

Hari ini saja, Selasa, (21/5), tercatat 2-3 kali mati listrik yang tidak ketahui penyebabnya, di tengah kondisi cuaca tidak terlalu ekstrim kecuali terjadi hujan dan angin dengan kecepatan sedang.

Giliran pemadaman lampu listrik memang sering dilakukan pihak manajemen Tapaktuan. Warga di sana menerima alasan itu, sepanjang untuk perbaikan.

BACA JUGA...  Pengusaha Serahkan Masjid kepada Warga Suak Lokan Labuhan Haji Barat

Berita Terkait

Kolam di Tengah Kota, Ancam Keselamatan Warga 
Tempat Tambatan KM Dangkal, Mahmud:  Sawang Dianaktirikan 
Asap Kepung Aceh Selatan, Kapolres: Gunakan Masker 
Irigasi Terbengkalai, Petani Kluet Utara Menjerit, FPKR Angkat Bicara
Jalan Lintas Dua Kecamatan Rusak Parah di Aceh Selatan 
Tim Pengacara Desak Poltekpel Buka Fakta Kematian Rasya
Ayah Wa Minta Penegak Hukum Usut Tuntas Kematian Mahasiswa Poltekpel Malahayati Aceh 
Sengketa Lahan Bumi Flora Kembali Memanas

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 20:49 WIB

Kolam di Tengah Kota, Ancam Keselamatan Warga 

Minggu, 18 Oktober 2026 - 17:27 WIB

Tempat Tambatan KM Dangkal, Mahmud:  Sawang Dianaktirikan 

Kamis, 15 Oktober 2026 - 21:19 WIB

Asap Kepung Aceh Selatan, Kapolres: Gunakan Masker 

Jumat, 9 Oktober 2026 - 17:19 WIB

Irigasi Terbengkalai, Petani Kluet Utara Menjerit, FPKR Angkat Bicara

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:50 WIB

Jalan Lintas Dua Kecamatan Rusak Parah di Aceh Selatan 

Berita Terbaru

Bupati Aceh Utara Ayah Wa.

PEMERINTAHAN

Ayah Wa Ajak Warga Berbusana Santri

Rabu, 21 Okt 2026 - 22:17 WIB

Terduga IR pemain Judol saat diamankan Satreskrim Polres Aceh Selatan. (mediaaceh.co.id/Maslow Kluet).

HUKOM

Terduga Judol di Aceh Selatan Diamankan Polisi 

Selasa, 20 Okt 2026 - 23:04 WIB

EKBIS

Haili Yoga Minta SCOPI Turun ke Aceh Tengah

Selasa, 20 Okt 2026 - 20:57 WIB

"Kolam"  musiman di  tengah Kota Tapaktuan mengancam keselamatan warga. Genangan air  yang menyerupai  "kolam" terbentuk paska hujan lebat. Foto direkam, baru lau.(mediaaceh.co.id/Maslow Kluet).

PEMERINTAHAN

Kolam di Tengah Kota, Ancam Keselamatan Warga 

Selasa, 20 Okt 2026 - 20:49 WIB